Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengukuhkan 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (16/8/2026). Mereka akan bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka.
Pengukuhan dihadiri sejumlah pejabat negara, antara lain Mensesneg Prasetyo Hadi, Menko Polkam Djamari Chaniago, Mendiktisaintek Brian Yuliarto, dan Seskab Teddy Indra Wijaya. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyi Budi Revita, serta jajaran pimpinan BPIP juga hadir dalam acara tersebut.
Prosesi diawali dengan pelantunan lagu Indonesia Raya dan Mengheningkan Cipta. Kepala BPIP Yudian Wahyudi kemudian membacakan ikrar yang diikuti seluruh anggota Paskibraka. Julita Rista Lestari, perwakilan dari Kalimantan Timur, memegang bendera Merah Putih di dada kanan saat membacakan ikrar.
Ikrar tersebut berisi pengakuan sebagai putra-putri Indonesia, pengakuan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, serta komitmen untuk bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan bernegara satu. Para anggota juga berjanji mengamalkan Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah pembacaan ikrar, Julita melepas dan mencium bendera Merah Putih. Gibran kemudian membacakan pernyataan pengukuhan resmi, yang menegaskan penugasan mereka pada 17 Agustus 2026.
Sebagai simbol pengukuhan, Gibran menyematkan Lencana Merah Putih Garuda dan memasang kendit kepada pemimpin upacara. Acara ditutup dengan ucapan selamat kepada seluruh anggota Paskibraka.
Artikel Terkait
Video Call dengan Orang Tua, Anggota Paskibraka Papua Tengah Dampingi Gibran
Denny Indrayana Siap Jelaskan Sayembara Ijazah SMA Gibran di Kompas TV
Jokowi Minta Publik Tak Berspekulasi soal Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet
Jokowi Buka Suara Soal Posisi Duduk Gibran yang Terpisah dalam Sidang Kabinet