Kemensos Kerahkan Bantuan Rp4,52 Miliar untuk Korban Gempa NTT

- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:50 WIB
Kemensos Kerahkan Bantuan Rp4,52 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Kementerian Sosial memastikan penanganan dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berjalan. Bantuan logistik senilai Rp4,52 miliar telah digerakkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengatakan jajarannya langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur penanganan bencana sejak informasi gempa diterima. "Fokus utama sekarang adalah penyelamatan dan perlindungan warga terdampak, memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi, serta mempercepat pendataan korban," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (15/8).

Berdasarkan laporan sementara yang dihimpun Kemensos hingga pukul 15.40 WIB, gempa berdampak pada sejumlah kabupaten, terutama Nagekeo, Sikka, Manggarai, Manggarai Barat, dan Ende. Sekitar 2.000 jiwa dilaporkan terdampak, sementara jumlah pengungsi masih dalam proses pendataan.

Data sementara mencatat 38 orang meninggal dunia, enam orang luka-luka, dan dua orang tertimbun. Gus Ipul menegaskan angka tersebut masih terus diverifikasi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait. "Saya sudah minta seluruh jajaran di lapangan bekerja cepat, tetapi tetap memastikan datanya akurat. Prioritas pertama tentu korban yang membutuhkan pertolongan, kemudian pengungsi, kelompok rentan, serta keluarga yang kehilangan tempat tinggal," katanya.

Sejumlah titik pengungsian sementara telah disiapkan, antara lain di Mbay, Maumere, Borong, dan Ruteng. Tim gabungan juga terus melakukan asesmen terhadap kerusakan rumah, fasilitas umum, serta kebutuhan mendesak masyarakat.

Bantuan Logistik dari Berbagai Sumber

Untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, Kemensos menggerakkan bantuan logistik dari Sentra Efata Kupang, Gudang Dinas Sosial Provinsi NTT, serta Gudang Pusat di Bekasi. Dari Sentra Efata Kupang, bantuan senilai lebih dari Rp1,01 miliar digerakkan menuju Kabupaten Nagekeo, berupa velbed, family kit, tenda gulung, selimut, sandang dewasa, tenda keluarga, makanan anak, tenda serbaguna, dan kids ware.

Sementara itu, Gudang Dinas Sosial Provinsi NTT mengirimkan bantuan senilai sekitar Rp541,6 juta ke Nagekeo, Sikka, Ende, dan Manggarai Timur, meliputi tenda keluarga, velbed, kasur, dan tenda serbaguna. Kemensos juga menambah pasokan dari Gudang Pusat Bekasi dengan dua pengiriman senilai total sekitar Rp2,96 miliar menuju Dinas Sosial Provinsi NTT dan Sentra Efata Kupang.

Bantuan tambahan tersebut mencakup 6.000 paket makanan siap saji, tenda keluarga dan tenda serbaguna, kasur, selimut, makanan anak, sandang anak dan dewasa, shower kit, serta dua set dapur umum lapangan. "Logistik yang tersedia di daerah langsung kita gerakkan agar masyarakat tidak menunggu. Pada saat yang sama, stok dari pusat juga kita dorong untuk memperkuat kebutuhan beberapa hari ke depan. Jangan sampai warga terdampak kekurangan makanan, tempat berlindung, maupun kebutuhan dasar lainnya," kata Gus Ipul.

Gus Ipul juga meminta Taruna Siaga Bencana (Tagana) bersama pemerintah daerah terus melakukan asesmen, membantu evakuasi, mendirikan tenda darurat, melayani pengungsian, hingga mengoperasikan dapur umum sesuai kebutuhan di lapangan.

Verifikasi Data dan Santunan Korban

Khusus korban meninggal dunia, Kemensos tengah melakukan verifikasi dan validasi bersama pemerintah daerah. Setelah data dinyatakan lengkap, santunan akan disalurkan kepada ahli waris sesuai ketentuan yang berlaku. "Untuk keluarga yang kehilangan anggota keluarganya, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Kemensos akan memastikan hak-hak korban ditangani sesuai ketentuan. Tim saat ini sedang melakukan verifikasi dan validasi agar penyalurannya dapat segera dilakukan," ujar Gus Ipul.

Ia mengingatkan masyarakat tetap waspada terhadap gempa susulan, menjauhi bangunan yang rusak atau retak, serta mengikuti informasi resmi pemerintah dan BMKG. "Yang paling penting sekarang keselamatan. Jangan masuk ke bangunan yang kondisinya belum dipastikan aman. Ikuti arahan petugas dan informasi resmi. Kemensos bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait akan terus berada di lapangan mendampingi masyarakat sampai situasi benar-benar tertangani," katanya.

Gempa terjadi pada Sabtu pukul 04.58 WIB atau 05.58 WITA dengan episenter di laut sekitar 30-38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada kedalaman 15 kilometer. Peringatan dini tsunami sempat dikeluarkan dan kemudian diakhiri setelah ancaman dinyatakan berlalu.

Hingga Sabtu sore, proses pendataan korban, pengungsi, serta kerusakan masih berlangsung. Data yang dihimpun Kemensos bersifat sementara dan akan terus diperbarui berdasarkan hasil verifikasi lapangan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags