Gempa bumi yang mengguncang kawasan Reo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis (20/8) menyebabkan kerusakan parah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Manggarai. Sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan berat, dengan plafon roboh dan sebagian tembok runtuh.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total 804 fasilitas pendidikan terdampak gempa bumi di NTT yang terjadi pada Sabtu (15/8). Angka ini menunjukkan besarnya dampak bencana terhadap sektor pendidikan di wilayah tersebut.
Kerusakan di MIN 1 Manggarai menjadi salah satu contoh nyata kerentanan infrastruktur sekolah terhadap guncangan gempa. Kondisi ini tentu mengganggu proses belajar mengajar dan membutuhkan penanganan cepat dari pemerintah setempat.
Artikel Terkait
Gempa M 7,7 di NTT: RSUD Komodo Dirikan Tenda Darurat untuk Antisipasi Guncangan Susulan
Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 75 Orang, 92.735 Jiwa Mengungsi
DPR: Anggaran Jangan Jadi Kendala Penanganan Gempa NTT
Indonesia Andalkan Kapasitas Nasional Tangani Dampak Gempa NTT, Bantuan Asing Belum Diperlukan