Iran Segera Bergabung dengan Bank Pembangunan BRICS

- Jumat, 14 Agustus 2026 | 15:21 WIB
Iran Segera Bergabung dengan Bank Pembangunan BRICS

Iran akan segera menjadi anggota Bank Pembangunan Baru (NDB), lembaga keuangan internasional yang didirikan oleh negara-negara BRICS. Pengumuman ini disampaikan Gubernur Bank Sentral Iran, Abdolnaser Hemmati, di sela-sela Pertemuan Menteri Keuangan BRICS di India pekan ini.

Langkah ini diambil di tengah tekanan ekonomi yang dihadapi Iran akibat sanksi Barat dan konflik dengan Amerika Serikat serta Israel. Dengan bergabungnya Iran ke NDB, Teheran berharap dapat mengakses saluran keuangan alternatif yang tidak bergantung pada sistem dolar AS.

Iran telah menjadi anggota BRICS sejak 2024 dan sebelumnya telah menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan NDB. Bank yang didirikan pada 2015 oleh Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan ini bertujuan membiayai proyek infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan, terutama di negara-negara berkembang. Seiring waktu, keanggotaannya diperluas dengan masuknya Uni Emirat Arab, Mesir, dan negara berkembang lainnya.

"Hasil terpenting dari kerja sama antar negara anggota BRICS adalah pembentukan Bank Pembangunan Baru, dan negara kita akan segera menjadi anggota bank ini," kata Hemmati seperti dikutip media pemerintah Iran.

Langkah ini sejalan dengan upaya BRICS untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS dengan mendorong penggunaan mata uang nasional dalam perdagangan dan transaksi keuangan antar anggota.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.