St. Pauli Raih Kemenangan Perdana di Kandang Holstein Kiel

- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:46 WIB
St. Pauli Raih Kemenangan Perdana di Kandang Holstein Kiel

FC St. Pauli berhasil meraih kemenangan pertama mereka di musim baru 2. Bundesliga setelah menaklukkan tuan rumah Holstein Kiel dengan skor 2-0 pada Jumat malam (14/8/2026). Dua gol tercipta sebelum turun minum, memastikan tiga poin penuh bagi tim tamu sejak awal pertandingan.

Kemenangan ini menjadi suntikan moral penting bagi skuat asuhan Marcel Rapp, yang pada laga pembuka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Fürth. Meski tampil menjanjikan, performa mereka saat itu dianggap kurang konsisten di lini depan dan mudah diserang balik. Kini, hasil positif di Holstein-Stadion menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Laga ini juga terasa istimewa bagi pelatih St. Pauli, Marcel Rapp, yang kembali ke stadion lamanya. Rapp pernah melatih Holstein Kiel selama lebih dari empat tahun sebelum akhirnya pindah ke St. Pauli untuk menggantikan Alexander Blessin. Kehadirannya di kandang lama tentu menjadi sorotan tersendiri.

Sementara itu, Holstein Kiel sedang menghadapi tantangan infrastruktur setelah terdegradasi ke kasta kedua pada Maret 2025. Direktur Olahraga Holstein Kiel, Olaf Rebbe, mengungkapkan bahwa kapasitas stadion mereka menyusut hingga 3.000 penonton dan fasilitas sedang dalam proses renovasi. "Tentu saja ada keinginan di antara kita semua untuk mendapatkan yang lebih," ujarnya, menegaskan pentingnya fasilitas memadai demi kelangsungan klub.

Rebbe juga menekankan bahwa stadion baru yang kompetitif sangat vital bagi masa depan Holstein Kiel. "Stadion baru yang kompetitif sangat penting bagi kelangsungan hidup Holstein Kiel," katanya. Ia menambahkan, untuk melampaui status sebagai tim papan tengah, seluruh elemen klub harus bekerja ekstra keras. "Tetapi untuk menjadi lebih dari sekadar klub Bundesliga dua yang solid, kami harus tampil melampaui batas – semua orang, sepanjang musim," tegasnya.

Di kubu St. Pauli, terjadi perombakan besar-besaran dengan hengkangnya sejumlah pilar utama seperti Jackson Irvine, Hauke Wahl, Nikola Vasilj, Danel Sinani, dan James Sands. Direktur Olahraga FC St. Pauli, Andreas Bornemann, menilai hal ini sebagai dinamika normal dalam sepak bola. "Tim tunduk pada siklus hidup. Kami sedang memulai yang baru sekarang," ujarnya.

Bornemann juga membantah tuduhan bahwa manajemen klub tidak memiliki ambisi setelah terdegradasi dari kasta tertinggi. Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jangka panjang sedang berjalan. "Ambisi tersebut juga mencakup peningkatan infrastruktur kami. Kami memodernisasi stadion, membangun lapangan latihan untuk para profesional, dan meningkatkan peluang di akademi pemain muda – itulah ambisi," jelasnya.

Ia pun menanggapi kritik terkait upaya tim dalam mempertahankan posisi di liga utama musim lalu. "Mengenai degradasi, tuduhan bahwa saya tidak memberikan segalanya menyinggung saya secara pribadi. Kami memiliki peluang hingga akhir untuk bertahan di liga lagi," pungkas Bornemann.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terpopuler