Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menunjuk Borneo FC sebagai salah satu tuan rumah untuk babak grup AFC Challenge League 2026/2027. Keputusan ini diumumkan melalui rilis resmi pada Jumat (14/8/2026), menjadikan klub asal Samarinda itu bagian dari lima negara penyelenggara.
Selain Borneo FC, AFC juga menunjuk Al Qadsia dari Kuwait, FC Istiklol dari Tajikistan, Paro FC dari Bhutan, dan Shan United dari Myanmar sebagai tuan rumah lainnya. Babak grup turnamen ini akan berlangsung terpusat pada 17-24 Oktober 2026.
Sebanyak 20 klub akan berpartisipasi dalam AFC Challenge League musim ini, terbagi dalam lima grup yang masing-masing berisi empat tim. Tiga grup berada di kawasan Asia Barat dan dua grup lainnya di zona Timur. Dengan sistem round-robin tunggal, setiap tim akan menjalani semua pertandingan di satu lokasi yang telah ditentukan.
Debut di Kompetisi Kontinental
Status tuan rumah memberikan keuntungan bagi Borneo FC karena mereka akan bermain di hadapan pendukung sendiri. Ini sekaligus menjadi penampilan perdana klub berjuluk Pesut Etam itu di kompetisi resmi antar klub Asia. Selain Borneo FC, sejumlah tim lain juga akan merasakan debut di turnamen ini, seperti Fortis FC, Homs Al Fidaa SC, dan One Taguig FC.
Sementara itu, lima klub lainnya baru pertama kali tampil di fase grup AFC Challenge League, yaitu Ahal FC, Al Ittihad Ahli of Aleppo SC, FC Goa, New Taipei City Hang Yuan FC, dan Qadsia SC.
Borneo FC Masuk Pot 1
AFC telah menetapkan pembagian pot untuk pengundian fase grup. Sebagai tuan rumah, Borneo FC otomatis menempati Pot 1. Pengundian dijadwalkan berlangsung pada Kamis (20/8) dan akan menentukan lawan-lawan yang dihadapi Borneo FC.
Dengan komposisi klub dari berbagai negara Asia, persaingan diprediksi berjalan ketat. Namun, Borneo FC memiliki peluang besar untuk memanfaatkan status tuan rumah demi meraih hasil maksimal sejak laga perdana.
Dewa United dan Madura United Jadi Acuan
Borneo FC menjadi wakil Indonesia berikutnya di AFC Challenge League. Pada musim sebelumnya, Dewa United mewakili Indonesia dan berhasil melaju hingga perempat final zona Timur sebelum disingkirkan Manila Digger. Sementara itu, Madura United yang tampil pada edisi 2024/2025 mencapai semifinal.
Pencapaian kedua tim tersebut kini menjadi tolok ukur bagi Borneo FC. Dengan keuntungan sebagai tuan rumah, publik menantikan apakah Borneo FC mampu melampaui rapor Dewa United dan Madura United.
Artikel Terkait
Borneo FC Jadi Tuan Rumah Grup E di AFC Challenge League 2026/2027
Reva Adi Utama Dipinjamkan ke Borneo FC, Harapan Kembali ke PSM Pupus
Wanita Diduga Pencuri Sayuran Diikat di Tiang Listrik Pasar Segiri
Open Drag Bike Akpol 1990 Dhira Brata Cup Championship 2026 Diikuti 506 Pembalap