Warga Ikut Lomba Tarik Bus: Beban Hidup Lebih Berat daripada Beban Bus

- Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:45 WIB
Warga Ikut Lomba Tarik Bus: Beban Hidup Lebih Berat daripada Beban Bus

Lomba tarik bus di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, berlangsung meriah dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI. Warga mengaku senang, dan menurut mereka beban bus tak seberapa dibanding beban hidup.

Ena (41), kasir tiket Bus Putra Sulung dan Rona Indah, sudah dua kali mengikuti lomba ini sejak tahun lalu. "Rasanya seru. Ini sudah kedua kalinya saya ikut lomba tarik bus. Tahun lalu juga ikut. Beban hidup lebih berat daripada beban bus," katanya di lokasi, Minggu (16/8/2026).

Ena tak memungkiri bus yang ditariknya bersama teman-teman memang berat. Untuk itu, dia menyiapkan diri dengan sarapan cukup. "Aduh, berat banget pokoknya. Persiapannya disiapin tenaga. Alhamdulillah, sebelumnya juga nyiapin sarapan. Tapi tenaganya tiba-tiba hilang karena berat busnya," jelasnya.

Ena bersama 14 orang temannya menarik Bus Arimbi yang bobotnya sekitar 8 ton, dan menang dari tim pertama. Namun, bagi Ena hadiah berupa sembako bukanlah prioritas utama. "Kita bukannya mengharapkan hadiahnya ya, buat keseruannya aja, buat ngerame-ramein 17 Agustus aja," ucapnya.

Nila (47), warga lain, juga merasakan pengalaman seru saat menarik bus yang lebih berat, yakni bus double decker. Baginya, perbandingan antara beban hidup dan beban bus adalah hal yang berbeda. "Jangan ditanya kalau beban hidup mah. Kalau beban hidup kan mental ya, kita jalanin aja. Kalau ini (bus) kan bareng-bareng, ketarik sama kita. Harus ada kerja sama kelompok," kata Nila.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags