Yudha W.K. Putra resmi menjabat sebagai Komisaris PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Pengangkatan ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.
Dalam profilnya, Yudha menyebutkan sejumlah poin yang menjadi dasar penunjukannya, antara lain tegak lurus dan loyalitas kepada Gibran Rakabuming Raka, serta posisinya sebagai Ketua Umum Bocahe Gibran Nusantara. Ia juga menuliskan frasa "kejar terus sampai dapat" yang kemudian menjadi sorotan warganet.
Sebelum menjabat komisaris, Yudha aktif di gerakan kepemudaan dan politik. Ia menjabat Sekretaris Jenderal Bocahe Gibran Nusantara, simpul relawan pendukung Gibran Rakabuming Raka. Ia juga menjadi Ketua Dewan Presidium Merah Putih, aliansi relawan yang mengawal isu politik nasional. Selain itu, Yudha kerap mendampingi agenda kunjungan kerja Wakil Presiden ke berbagai daerah, termasuk pondok pesantren.
Penunjukan Yudha menuai reaksi di media sosial. Sebuah cuitan menuliskan, "jilat terus sampai dapat," yang ramai dibagikan warganet. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Yudha maupun pihak Jasa Marga terkait kontroversi tersebut.
Artikel Terkait
Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 1.430 Orang, Ratusan Ribu Hilang
Polisi Dalami Surat yang Ditemukan di Lokasi Meninggalnya Dokter Icha di Kupang
Polri Matangkan Persiapan Puncak Hari Bhayangkara ke-80 dengan Beragam Kegiatan
Prabowo: Kebebasan Akademik Bukan Kebebasan yang Lain-lain