Negosiasi Penjualan Saham Bayern ke Viessmann Masih Tertunda

- Rabu, 19 Agustus 2026 | 01:01 WIB
Negosiasi Penjualan Saham Bayern ke Viessmann Masih Tertunda

Proses negosiasi pelepasan lima persen saham FC Bayern Munchen AG kepada entitas investasi Viessmann Generations Group dilaporkan masih mengalami penundaan. Rencana transaksi yang diperkirakan bernilai 250 juta euro tersebut belum akan terealisasi dalam waktu dekat.

Klub raksasa asal Jerman tersebut berupaya mendorong percepatan kesepakatan finansial ini demi menambah likuiditas internal. Kendati demikian, laporan media spesialis Kicker menyebutkan bahwa pemilik bisnis Viessmann Generations Group, Max Viessmann, tidak berada dalam posisi terburu-buru untuk menuntaskan akuisisi.

Penundaan transaksi modal ini membuat alokasi dana segar sebesar 250 juta euro belum dapat masuk ke dalam pundi-pundi keuangan klub. Apabila kesepakatan terwujud, nilai valuasi FC Bayern Munchen AG secara keseluruhan ditaksir bakal menembus angka lima miliar euro.

Suntikan modal tersebut awalnya dirancang manajemen untuk membiayai renovasi fasilitas latihan di Sabener Strasse serta pengembangan akademi di Bayern Campus. Di sisi lain, dana itu juga memberi ruang gerak finansial lebih bagi direktur olahraga Max Eberl dalam mengamankan pemain bintang dari incaran klub pesaing.

Struktur kepemilikan klub saat ini masih dipegang oleh organisasi induk FC Bayern Munchen e.V. sebesar 75 persen. Sisa porsi kepemilikan saham terbagi secara merata masing-masing sebesar 8,33 persen kepada tiga mitra strategis, yaitu Adidas, Audi, dan Allianz.

Masuknya Viessmann bakal memangkas kepemilikan saham organisasi induk menjadi 70 persen, namun hak suara mayoritas dipastikan tetap berada di tangan anggota klub. Batas maksimal pelepasan saham tanpa persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah sebesar 30 persen.

Mantan Presiden FC Bayern, Uli Hoeness, menjelaskan batasan mengenai pelepasan saham klub kepada pihak luar.

"Kami memiliki kesepakatan dengan para anggota kami bahwa kami tidak akan menjual lebih dari 30 persen. Secara teoritis kami bisa menjual 5 persen tanpa bertanya kepada anggota. Untuk lebih dari itu kami butuh mayoritas dua pertiga. Dan itu tidak akan pernah kami dapatkan," kata Uli Hoeness.

Pihak perwakilan bisnis Viessmann dari Allendorf turut menyampaikan klarifikasi mengenai komitmen kerja sama yang sedang berjalan.

"Dalam kerangka kemitraan ini, Viessmann Climate Solutions mendukung klub dalam mengimplementasikan target keberlanjutan serta menginformasikan kepada fans dan pengunjung mengenai solusi pemanas dan pendingin udara modern yang efisien energi, khususnya di bidang pompa kalor dan energi terbarukan," kata perwakilan Viessmann dari Allendorf.

Meskipun proses akuisisi saham belum tuntas, kerja sama komersial dan kemitraan operasional antara kedua belah pihak dipastikan tetap berjalan sesuai kontrak yang berlaku.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags