Boy Arnez Terima Tawaran Klub Luar Negeri Usai Bawa Indonesia Juara AVC Cup 2026

- Rabu, 01 Juli 2026 | 19:15 WIB
Boy Arnez Terima Tawaran Klub Luar Negeri Usai Bawa Indonesia Juara AVC Cup 2026

Keberhasilan Timnas Voli Putra Indonesia menjuarai AVC Men's Volleyball Cup 2026 membuka peluang baru bagi outside hitter Boy Arnez. Pemain berusia 22 tahun itu mengaku telah menerima sejumlah tawaran untuk berkarier di klub luar negeri, meskipun ia menegaskan komitmennya saat ini tetap bersama LavAni.

"Kalau untuk [karier] LavAni dulu ya. Mungkin untuk LavAni ya mungkin, pasti saya punya jadi kayak sekarang sudah punya tanggung jawab lebihlah untuk... untuk bisa bawa nama gelar ini gitu. Tapi ya kalau untuk ke luar negeri sudah ada sih. Sudah ada. Ada tawaran, ada yang masuk. Tapi tinggal komunikasi ke klub saja sih. Ada ada beberapalah," ucap Boy ketika dijumpai di Gedung Transmedia, Rabu (1/7).

Indonesia memastikan diri menjadi juara setelah mengalahkan Korea Selatan dengan skor 3-0 pada partai final. Hasil ini menjadi pembalasan manis setelah kalah 2-3 pada fase penyisihan.

PertandinganBabakSkorHasil
Indonesia vs Korea SelatanPenyisihan2-3Kalah
Indonesia vs Korea SelatanFinal3-0Menang (Juara)

Selain membawa Indonesia juara, Boy Arnez juga meraih penghargaan individu sebagai Most Valuable Player (MVP). Ia menilai peran pelatih Reidel Toiran sangat besar dalam mengembangkan kemampuan pemain.

"Pelatih [Reidel Toiran] orangnya kalem dan bisa membuat anak-anak bisa mengeluarkan kemampuannya. Jadi sebenarnya tidak ada tekanan, tidak ada tekanan dari dalam," ujar Boy.

Disiplin menjaga kondisi fisik serta kepercayaan antarpemain menjadi faktor penting di balik kesuksesan tim Merah Putih mengukir sejarah baru. "Kalau dari saya pribadi selalu jaga pola makan dan peregangan di pagi hari. Untuk di pertandingan, kami hanya coba saling percaya satu sama lain," ucap Boy.

Sementara itu, pelatih Reidel Toiran menegaskan dirinya selalu memasang target tinggi dan menanamkan mental juara kepada anak asuhnya di setiap kompetisi. "Kalau dari saya selalu ketika memegang tim pasti ingin juara. Nanti situasinya akan seperti apa, terserah. Memang realita sering berbeda," tuturnya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags