Pranjs vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Les Bleus Favorit, Swedia Coba Kejutkan

- Selasa, 30 Juni 2026 | 19:15 WIB
Pranjs vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Les Bleus Favorit, Swedia Coba Kejutkan

Prancis akan menghadapi Swedia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, East Rutherford, Rabu (1/7) pukul 04.00 WIB. Laga ini mempertemukan tim yang tampil sempurna di fase grup melawan lawan yang lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.

Les Bleus menyapu bersih tiga pertandingan Grup I dengan sembilan poin, unggul jauh atas Senegal, Irak, dan Norwegia. Mereka mencetak sepuluh gol dan hanya kebobolan dua kali. Kemenangan 4-1 atas Norwegia pada laga terakhir menjadi puncak performa, dengan Ousmane Dembele mencetak trigol.

"Kami datang dengan kepercayaan diri tinggi, tetapi babak gugur adalah babak yang berbeda. Tidak ada lawan yang mudah," ujar Didier Deschamps dalam konferensi pers.

Sebaliknya, Swedia hanya mengumpulkan empat poin dari tiga laga. Mereka menang 5-1 atas Tunisia, imbang 1-1 melawan Jepang, dan dihajar Belanda 1-5. Catatan tujuh gol dan tujuh kebobolan menunjukkan inkonsistensi yang harus segera diperbaiki.

"Ini laga impian. Kami tahu Prancis adalah favorit, tetapi sepak bola selalu memberi kejutan," kata pelatih Swedia Graham Potter.

Catatan Pertemuan dan Performa Terkini

Prancis memiliki rekor apik dalam lima pertemuan terakhir melawan Swedia, dengan empat kemenangan dan satu kekalahan. Pada November 2020, mereka menang 4-2, sementara Juni 2017 Swedia sempat menang 2-1.

Dalam lima laga terakhir menjelang babak gugur, Prancis hanya kalah sekali, yaitu saat uji coba melawan Pantai Gading (1-2). Sisanya, mereka menang atas Irlandia Utara, Senegal, Irak, dan Norwegia.

Swedia justru menelan dua kekalahan dalam lima pertandingan terakhir: 1-5 dari Belanda dan 1-3 dari Norwegia. Hasil imbang melawan Jepang dan Yunani serta kemenangan atas Tunisia menjadi modal tipis.

Prediksi Susunan Pemain

Deschamps diperkirakan tetap menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan Kylian Mbappe sebagai ujung tombak. Duet Tchouameni dan Rabiot akan mengisi lini tengah untuk menjaga keseimbangan.

Potter kemungkinan menerapkan formasi 3-4-3 untuk meredam serangan Prancis. Trio Elanga, Gyokeres, dan Isak diharapkan menjadi motor serangan balik cepat.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags