Bandara Soekarno-Hatta Mulai Terapkan Layanan Umrah Terpusat di Terminal 2F

- Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:11 WIB
Bandara Soekarno-Hatta Mulai Terapkan Layanan Umrah Terpusat di Terminal 2F

Bandara Internasional Soekarno-Hatta resmi memberlakukan layanan keberangkatan jemaah umrah secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F. Pada tahap awal, kebijakan ini berlaku bagi jemaah yang menggunakan maskapai Loong Air, Hainan Airlines, dan Saudi Arabian Airlines.

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports memastikan pelaksanaan hari pertama pada Rabu (1/7/2026) berlangsung lancar, aman, dan tertib. Kebijakan ini merupakan implementasi Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SE DJPU 12 Tahun 2026 serta Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor SE-153/BN/2026.

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan kelancaran operasional pada hari pertama tidak terlepas dari koordinasi antara regulator, maskapai, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), dan seluruh pemangku kepentingan di bandara. Seluruh tahapan pelayanan, mulai dari kedatangan jemaah, check-in, pemeriksaan keamanan, hingga keberangkatan, berjalan sesuai rencana. Ia mengapresiasi dukungan semua pihak yang memastikan proses transisi menuju layanan terpusat berlangsung optimal.

Pada hari pertama, Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F melayani penerbangan Saudi Arabian Airlines, yakni SV818 yang tiba pukul 16.00 WIB, SV819 yang berangkat pukul 17.30 WIB, serta SV826 yang tiba pukul 22.30 WIB. Tahap awal ini akan menjadi dasar sebelum cakupan layanan diperluas.

Ke depan, InJourney Airports akan terus melakukan evaluasi bersama regulator, maskapai, PPIU, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menyempurnakan layanan di terminal tersebut. Masukan dari berbagai pihak akan menjadi bahan perbaikan agar proses transisi pada tahap berikutnya berjalan semakin optimal.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags