Dua dari Tiga Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir di Babak 16 Besar

- Senin, 06 Juli 2026 | 15:45 WIB
Dua dari Tiga Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir di Babak 16 Besar

Dua dari tiga negara tuan rumah Piala Dunia 2026 dipastikan angkat koper lebih awal. Meksiko menjadi tim teranyar yang tersingkir setelah kalah dramatis 2-3 dari Inggris di Stadion Azteca, Mexico City, Senin (6/7/2026). Sebelumnya, Kanada sudah lebih dulu gugur usai dihancurkan Maroko 0-3 di Stadion NRG, Texas, pada Sabtu (4/7/2026). Kini hanya Amerika Serikat yang tersisa sebagai wakil tuan rumah, dan mereka akan menghadapi Belgia di Stadion Seattle.

Pertandingan Meksiko vs Inggris berlangsung sengit sejak awal. Inggris unggul cepat lewat dua gol Jude Bellingham pada menit ke-36 dan ke-38. Meksiko sempat memperkecil ketertinggalan melalui Julian Quinones pada menit ke-42. Namun, Harry Kane memperlebar jarak lewat penalti di menit ke-60. Meski Inggris harus bermain dengan 10 orang setelah Jarell Quansah mendapat kartu merah langsung pada menit ke-54, Meksiko hanya mampu mencetak satu gol hiburan melalui penalti Raul Jimenez pada menit ke-69. Skor 3-2 bertahan hingga akhir.

Kanada, yang bertanding lebih dulu, tak berdaya menghadapi Maroko. Tiga gol tanpa balas yang bersarang di gawang mereka membuat publik Kanada kecewa. Lini belakang yang rapuh menjadi sorotan, terutama dalam mengantisipasi serangan balik cepat lawan. Kekalahan ini menempatkan Kanada sebagai tuan rumah pertama yang tersingkir di fase gugur edisi kali ini.

Beban Kini di Pundak Amerika Serikat

Dengan tersingkirnya Kanada dan Meksiko, seluruh harapan publik domestik kini bertumpu pada Amerika Serikat. Tim berjuluk The Yanks akan menghadapi Belgia pada Selasa (7/7/2026) di Stadion Seattle. Pertandingan ini diprediksi berat, mengingat Belgia dihuni banyak bintang Eropa. Pelatih Amerika Serikat dikabarkan telah mempelajari kekalahan Meksiko dan Kanada sebagai bahan evaluasi, dengan fokus pada transisi permainan dan antisipasi bola mati.

Analisis performa ketiga tuan rumah menunjukkan inkonsistensi di fase gugur. Dukungan penuh suporter belum cukup menjadi jaminan kemenangan. Mentalitas dan efektivitas taktik menjadi pembeda utama. Meksiko yang bermain di kandang sendiri justru patah rekor, sementara Kanada masih perlu banyak evaluasi di level internasional.

Gugurnya dua tuan rumah diprediksi memengaruhi atmosfer penonton di Meksiko dan Kanada, namun penjualan tiket untuk pertandingan selanjutnya tetap tinggi karena daya tarik tim-tim besar lain. Kejuaraan tetap berjalan dengan persaingan yang semakin ketat.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags