Pegadaian Catat Laba Rp4,38 Triliun, Kelolaan Emas Tembus 153,72 Ton di Bawah Danantara

- Selasa, 07 Juli 2026 | 12:30 WIB
Pegadaian Catat Laba Rp4,38 Triliun, Kelolaan Emas Tembus 153,72 Ton di Bawah Danantara

PT Pegadaian (Persero) membukukan laba bersih Rp4,38 triliun hingga akhir April 2026, melonjak 87,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,34 triliun. Kinerja ini diraih di bawah naungan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, yang dinilai berhasil memperkuat tata kelola dan mempercepat transformasi bisnis perusahaan.

Total aset perusahaan kini mencapai Rp183,8 triliun, naik 56% dari Rp117,8 triliun. Pertumbuhan itu ditopang oleh outstanding loan gross yang melesat ke Rp153,6 triliun, meningkat 58,8% dari Rp96,7 triliun. Hingga Mei 2026, total kelolaan emas Pegadaian menembus 153,72 ton.

Di bawah Danantara, Pegadaian memantapkan posisi sebagai satu-satunya Bank Emas di Indonesia yang memiliki ekosistem hulu-ke-hilir terintegrasi, termasuk vault berstandar internasional, pabrik pengolahan, dan retail emas melalui Galeri 24. Langkah ini mendukung agenda hilirisasi komoditas dalam program Asta Cita pemerintah.

Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, mengatakan perusahaan terus berupaya memberikan produk terbaik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami menyediakan produk berbasis emas yang komprehensif, mulai dari Deposito Emas, Titipan Emas Korporasi, Pinjaman Modal Kerja Emas, hingga perdagangan emas. Kami juga menyediakan opsi investasi emas seperti cicil emas dan menabung emas yang dapat diakses langsung melalui aplikasi Tring!,” ujarnya.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menambahkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari loyalitas dan kepercayaan nasabah.

“Tidak mudah untuk menjaga konsistensi pertumbuhan selama satu seperempat abad tanpa adanya loyalitas dan kepercayaan yang besar dari nasabah. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia yang terus menjadikan Pegadaian sebagai mitra finansial utama,” kata Damar.

Pegadaian juga mulai melangkah ke kancah internasional dengan memperkuat struktur permodalan dan mendapatkan fasilitas pendanaan strategis dari Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC). Perusahaan tengah mengembangkan produk Exchange-Traded Fund (ETF) Emas untuk memberikan fleksibilitas bagi investor, serta membuka kantor cabang luar negeri pertama di Timor Leste.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags