Presiden Prabowo Subianto menerima mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair di kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (7/7) malam. Pertemuan itu berlangsung setelah rangkaian agenda Prabowo bersama Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong dan Perdana Menteri India Narendra Modi dalam kegiatan terpisah.
"Pertemuan antara dua kawan lama ini menjadi momen penting untuk bernostalgia sekaligus bersilaturahmi," demikian pernyataan tertulis Sekretariat Kabinet (Setkab), Selasa (8/7). "Dalam kesempatan tersebut, keduanya juga saling berbagi pandangan mengenai berbagai perkembangan strategis global."
Tony Blair merupakan tokoh berpengaruh dunia yang menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris Raya selama tiga periode berturut-turut, dari 1997 hingga 2007. Kini ia aktif di lembaganya, Tony Blair Institute for Global Change (TBI).
"Melalui pertemuan strategis seperti ini, pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat hubungan dengan berbagai pemimpin dan tokoh internasional guna meningkatkan posisi serta daya saing Indonesia di kancah global," tutup Setkab.
Digandeng Dua Presiden
Tony Blair terbilang sering berkunjung ke Indonesia. Pada era Presiden Joko Widodo, ia pernah ditunjuk sebagai salah satu anggota Dewan Pengarah/Penasihat Ibu Kota Nusantara (IKN), bersama Syekh Mohammed bin Zayed Al Nahyan dari Uni Emirat Arab dan Masayoshi Son dari SoftBank. Di era Presiden Prabowo, Blair digandeng masuk jajaran Dewan Pengawas Danantara, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara.
Artikel Terkait
Prabowo Terima Kunjungan Tony Blair di Kediaman Kertanegara
Warga Pertanyakan Urgensi Kopdes Raksasa di Tengah Sawah Tegal
Investigasi Tempo Ungkap Dugaan Penipuan Internasional yang Seret Nama Prabowo
PM India Narendra Modi Apresiasi Sambutan Indonesia, Dikawal Jet Tempur Saat Masuki Wilayah Udara