Proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang, masih berlangsung hingga hari kedelapan. Sebanyak 158 warga terdampak telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Pengendalian Pencemaran, Ruli Riatno, mengatakan para pengungsi berasal dari dua desa, yaitu Tanjakan Mekar dan Rajeg Mulya. "Data pengungsian per papan posko, Selasa, 7 Juli. Desa Tanjakan Mekar: 44 KK atau 144 jiwa. Desa Rajeg Mulya: 7 KK atau 14 jiwa. Total 51 KK atau 158 jiwa," kata Ruli, Selasa (7/7/2026).
Pada penanganan hari kedelapan, empat area terdampak meliputi bagian utara, barat, selatan, dan timur. Petugas mengerahkan tiga unit water bombing dan melakukan pemantauan udara menggunakan drone. "Target hari ini, isolasi titik api aktif, pendinginan area panas, dan monitoring suhu timbunan," ucapnya.
Total petugas gabungan berjumlah 380 orang dengan 47 unit kendaraan dan peralatan. Rinciannya: mobil pemadam 19 unit, mobil tangki air 4 unit, ekskavator 8 unit, buldoser 8 unit, helikopter water bombing 4 unit, dan drone monitoring 4 unit.
Luas area terdampak sekitar 15 hektare dengan tingkat asap yang tinggi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Artikel Terkait
Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin Capai 45 Persen, 300 Personel Dikerahkan
Kebakaran TPA Jatiwaringin Masuk Hari Ketujuh, 300 Personel Dikerahkan
Kebakaran TPA Jatiwaringin, Progres Pemadaman Capai 45 Persen
Pura-pura Jadi Polisi, Dua Pria di Tangerang Gondol Motor dan HP Korban