Penanganan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten, masih terus berlangsung hingga hari ketujuh. Pada Senin (6/7), sebanyak 300 personel gabungan dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api yang tak kunjung padam.
Personel tersebut berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten/Kota Tangerang, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, Manggala Agni dari Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, serta relawan. Mereka didukung 19 unit mobil pemadam kebakaran, 4 unit mobil tangki air, 8 unit ekskavator, 8 unit bulldozer, 3 unit helikopter water bombing, dan 2 unit drone monitoring.
Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, menjelaskan bahwa kebakaran di TPA Jatiwaringin memerlukan penanganan khusus karena karakteristik lahan yang menyerupai gambut. "Api tidak berada di permukaan namun membara di dalam tumpukan sampah. Upaya pemadaman dilakukan dengan berbagai metode. Satgas darat melakukan penyemprotan untuk api di permukaan juga injeksi untuk api di bawah permukaan. Satgas udara water bombing menjangkau dari atas," kata Djohan dalam keterangannya, Selasa (7/7).
Ketersediaan air menjadi faktor kunci. Menurut Djohan, terdapat danau atau embung di dekat lokasi yang memudahkan helikopter mengisi ember untuk water bombing dan selang air. "Kebutuhan air untuk pemadaman didukung dengan tersedianya danau atau embung yang berada di dekat lokasi kebakaran. Hal ini memudahkan helikopter melakukan pengisian ember sebagai water bombing dan selang air," sambungnya.
Operasi pemadaman dioptimalkan hingga pukul 22.00 WIB untuk satgas darat. "Tim Damkar dan Manggala Agni akan melakukan sistem injeksi dengan mesin untuk memasukkan air ke dalam tumpukan sampah. Metode ini sifatnya pembasahan lahan agar api dalam tumpukan segera padam. Dengan perpanjangan waktu operasi ini diharapkan upaya pemadaman berjalan secara optimal," ujar Djohan.
Artikel Terkait
Kebakaran TPA Jatiwaringin, Progres Pemadaman Capai 45 Persen
Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, DPR Dorong Kemenhut Turun Tangan
Kebakaran TPA Jatiwaringin Sepekan, 4 Helikopter Dikerahkan untuk Water Bombing
Lansia Tewas dalam Kebakaran Rumah di Palmerah