Proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, terus berlanjut. Hingga hari ketujuh, progres pemadaman mencapai 45 persen dari total lahan terbakar seluas 14 hektare.
"Progres pemadaman mengalami kemajuan yang signifikan mencapai 45% dari total lahan terbakar seluas 14 hektare," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Selasa (7/7/2026).
Asap dan api masih terlihat di lokasi kebakaran. "Situasi di lapangan menunjukkan kepulan asap putih masih terlihat di antara lahan-lahan yang menghitam terbakar dilalap si jago merah. Beberapa titik api kecil nampak di antara tumpukan sampah," ujarnya.
Sebanyak 300 personel gabungan dikerahkan untuk mempercepat pemadaman. Mereka berasal dari BPBD Kabupaten/Kota Tangerang, BNPB, TNI, Polri, Manggala Agni Kemenhut, KLH, dan relawan. Pemerintah daerah dan pusat bersinergi mengoptimalkan upaya pemadaman melalui satgas darat dan udara.
Berbagai peralatan dikerahkan, termasuk 19 unit mobil pemadam kebakaran, 4 unit mobil tangki air, 8 unit ekskavator, 8 unit bulldozer, 3 unit helikopter water bombing, dan 2 unit drone monitoring. "Personel pemadam kebakaran melakukan penyemprotan dengan selang panjang. Ekskavator membantu mengurai tumpukan sampah. Sementara itu, tiga helikopter water bombing bolak-balik mengguyur lokasi yang terpantau memiliki titik api," jelas Abdul Muhari.
Artikel Terkait
Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, DPR Dorong Kemenhut Turun Tangan
Kebakaran TPA Jatiwaringin Sepekan, 4 Helikopter Dikerahkan untuk Water Bombing
Lansia Tewas dalam Kebakaran Rumah di Palmerah
Kebakaran di Palmerah Tewaskan Seorang Lansia, Diduga Akibat Korsleting