Direktur PLN Raih Penghargaan Tertinggi ITB atas Kontribusi di Sektor Ketenagalistrikan

- Selasa, 07 Juli 2026 | 10:42 WIB
Direktur PLN Raih Penghargaan Tertinggi ITB atas Kontribusi di Sektor Ketenagalistrikan

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero), Suroso Isnandar, menerima penghargaan Ganesa Wirya Jasa Adiutama dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Penghargaan tertinggi dari ITB ini diberikan atas kontribusinya dalam pengembangan pendidikan, riset, inovasi ketenagalistrikan, serta penguatan ekosistem transisi energi nasional.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam Sidang Terbuka Peringatan 106 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia, Jumat (3/7). Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., dalam sambutannya mengatakan bahwa penghargaan ini menjadi simbol penting dari kolaborasi dan interdependensi yang dilandasi kepercayaan.

"Universitas yang besar adalah universitas yang mampu mempertemukan orang-orang terbaik untuk menemukan jawaban bersama. Dan sesungguhnya, modal terbesar dalam jejaring bukanlah dana, bukan pula gedung, melainkan kepercayaan," ujarnya.

Menurut Tatacipta, kepercayaan menjadi fondasi utama dalam membangun jejaring yang mampu mempertemukan berbagai pihak untuk berkolaborasi menjawab tantangan masa depan. Melalui kolaborasi tersebut, inovasi di bidang energi bersih, layanan kesehatan, kecerdasan buatan, dan pembangunan berkelanjutan dapat terus dikembangkan.

Suroso menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya. Ia menilai penghargaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan transformasi sektor ketenagalistrikan nasional.

"Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus amanah untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan transformasi sektor ketenagalistrikan nasional. Saya meyakini kolaborasi lintas disiplin menjadi kunci dalam menghadirkan sistem energi yang semakin andal, berkelanjutan, dan berdaya saing," ujar Suroso.

Selama lebih dari 30 tahun berkarier di PLN, Suroso telah menduduki berbagai jabatan strategis, mulai dari Vice President Perencanaan Sistem, General Manager Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa Madura & Bali (UIP2B Jamali), Kepala Satuan Digital dan Teknologi Informasi, Direktur Manajemen Risiko, hingga Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan. Ia juga merupakan doktor Teknik Elektro ITB serta aktif mengembangkan inovasi smart grid dan tata kelola risiko di sektor ketenagalistrikan.

Suroso juga mengantongi berbagai sertifikasi profesi internasional di bidang manajemen risiko dan keinsinyuran, di antaranya QRGP, Insinyur Profesional Utama (IPU), serta ASEAN Engineer.

Di luar aktivitas profesional, ia produktif menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional mengenai transisi energi, optimasi risiko, dan integrasi energi terbarukan. Ia juga menjadi salah satu penulis buku "Risk Management: For Early Detection of Bankruptcy and Improving Firm Performance in Energy Companies" dan "Transisi Energi Hijau & Swasembada Energi Indonesia".

Kontribusi dan kiprah Suroso mencerminkan konsistensinya dalam menerapkan keilmuan untuk mendorong inovasi, penguatan tata kelola, serta transisi energi nasional. Rekam jejaknya menunjukkan pentingnya sinergi antara kompetensi akademik dan pengalaman profesional dalam menghadirkan solusi bagi pengembangan sektor ketenagalistrikan Indonesia.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags