Militer Israel kembali melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza, kali ini menyasar kerumunan warga sipil di area pasar Al-Balata, kamp pengungsi Nuseirat, Gaza tengah. Sedikitnya delapan orang dilaporkan tewas dalam insiden tersebut, Jumat (17/7/2026).
Badan pertahanan sipil setempat mengonfirmasi delapan jenazah telah ditemukan di lokasi kejadian. Rumah Sakit Al-Awda yang berada di wilayah tersebut menyatakan telah menerima seluruh korban tewas. Selain itu, setidaknya 20 orang lainnya mengalami luka-luka akibat hantaman bom.
Situasi di lapangan masih mencekam. Jurnalis Al Jazeera, Hani Mahmoud, melaporkan langsung dari Kota Gaza bahwa tidak ada penghormatan terhadap gencatan senjata. "Tidak ada penghormatan terhadap gencatan senjata," ujarnya.
Artikel Terkait
Menteri Keamanan Israel Serukan Pembunuhan 30-40 Warga Gaza Setiap Malam
Layang-Layang dari Gaza Memicu Siaga Keamanan Israel
Jenderal Rusia Peringatkan Risiko Besar bagi Israel jika Konflik Meluas
Israel Bombardir Pangkalan Udara Suriah, Ini Motif di Balik Serangan