Wapres AS JD Vance Tuding Ada Pihak di Israel Manipulasi Opini Publik AS Gagalkan Kesepakatan dengan Iran

- Jumat, 17 Juli 2026 | 11:40 WIB
Wapres AS JD Vance Tuding Ada Pihak di Israel Manipulasi Opini Publik AS Gagalkan Kesepakatan dengan Iran

Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance menuding sejumlah anggota pemerintahan Israel berupaya memengaruhi opini publik Amerika untuk menggagalkan kesepakatan awal antara Washington dan Teheran. Tudingan itu disampaikan Vance dalam sebuah podcast bersama Joe Rogan yang dipublikasikan pada Rabu (15/7) waktu setempat.

Vance, yang disebut-sebut sebagai calon presiden AS di masa depan, membela kesepakatan awal yang dicapai AS dan Iran bulan lalu. Kesepakatan itu menuai kecaman dari berbagai pihak di AS dan Israel karena dinilai gagal membendung program nuklir Iran dan tidak memberikan jalan jelas untuk memusnahkan fasilitas nuklir Teheran. Selain itu, kesepakatan tersebut dinilai membatasi pergerakan pasukan Israel dalam perang melawan Hizbullah di Lebanon.

"Saya mengetahui tanpa keraguan sedikit pun bahwa ada orang-orang di dalam pemerintahan Israel yang berupaya, katakanlah, benar-benar mengalihkan perhatian kita dari kebijakan tersebut karena mereka ingin melanjutkan kampanye militer," ucap Vance dalam podcast tersebut.

Vance mengakui memiliki hubungan baik dengan sejumlah anggota pemerintahan Israel, namun ia menegaskan ada pihak-pihak yang melakukan manipulasi terhadap opini publik AS demi menggagalkan kesepakatan dengan Iran. "Ada orang-orang di dalam sistem mereka, yang kita ketahui tanpa keraguan, sedang memanipulasi dan berupaya mengubah opini publik Amerika agar perang terus berlangsung tanpa batas waktu," cetusnya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags