Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali erupsi pada Jumat (17/7/2026) pukul 10.17 WIT. Kolom abu berwarna kelabu teramati membubung setinggi sekitar 500 meter di atas puncak dan bergerak ke arah timur.
Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api Darsono Haji Muhammad Nur, tinggi kolom letusan mencapai sekitar 1.825 meter di atas permukaan laut dengan intensitas sedang. Erupsi terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan berlangsung selama 39 detik.
"Terjadi erupsi Gunung Ibu pada hari Jumat, 17 Juli 2026, pukul 10:17 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ± 500 meter di atas puncak," tulis Badan Geologi dalam keterangan resmi.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif. Larangan diperluas secara sektoral hingga 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.
Masyarakat diminta mematuhi batas aman tersebut guna menghindari potensi bahaya, seperti lontaran material dan paparan abu. PVMBG juga menyarankan warga yang beraktivitas di luar rumah menggunakan masker atau pelindung hidung dan mulut, serta kacamata untuk mengurangi risiko iritasi akibat abu vulkanis.
Artikel Terkait
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Abu Vulkanik Membumbung 150 Meter
Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Vulkanik Capai 1 Kilometer
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.400 Meter
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1,4 Kilometer