Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.400 Meter

- Minggu, 05 Juli 2026 | 10:50 WIB
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.400 Meter

Gunung Lewotobi Laki-laki kembali erupsi pada Minggu pagi, 5 Juli 2026, pukul 07.04 WITA. Kolom abu teramati setinggi sekitar 1.400 meter di atas puncak, berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang condong ke arah utara dan timur laut.

Berdasarkan laporan Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47,3 mm dan durasi sekitar 1 menit 14 detik. Status Gunung Lewotobi Laki-laki saat ini berada pada Level III (Siaga).

PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk masyarakat di sekitar gunung. Pertama, warga dan pengunjung dilarang melakukan aktivitas apa pun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi. Kedua, masyarakat diminta tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, dan tidak mempercayai isu yang tidak jelas sumbernya.

Ketiga, warga di sekitar gunung diimbau mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Daerah yang perlu diwaspadai meliputi Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.

Keempat, masyarakat yang terdampak hujan abu diminta menggunakan masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan. Kelima, pemerintah daerah diharapkan terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, atau dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags