Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah kembali erupsi pada Minggu malam, meluncurkan awan panas guguran ke arah barat. Fenomena ini terjadi pada pukul 20.56 WIB, dengan jarak luncur mencapai 2 kilometer menuju hulu Kali Sat/Putih.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan bahwa awan panas guguran terekam dengan amplitudo maksimum 50,64 mm dan durasi 118,41 detik. Hingga saat ini, status Gunung Merapi masih berada pada Level III atau Siaga.
Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi. BPPTKG juga meminta warga mematuhi rekomendasi resmi dari otoritas terkait serta terus memantau informasi resmi tanpa melakukan aktivitas di wilayah yang berpotensi terdampak erupsi atau awan panas guguran.
Artikel Terkait
KPK Raup Rp39,8 Miliar dari Lelang Barang Rampasan Juni 2026
LPS Cairkan Rp159 Miliar Dana Pakerin untuk Pesangon 2.500 Karyawan
Google Batasi Akses Meta ke AI Gemini karena Permintaan Komputasi Melonjak
Ribuan Burung Camar Jambul Kecil Bersarang di Pulau Kubbar, Kuwait