Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membukukan pendapatan sebesar Rp39,8 miliar dari hasil lelang barang rampasan milik 25 terpidana korupsi pada periode Juni 2026. Uang tersebut akan disetorkan ke kas negara.
Proses lelang yang berlangsung sejak awal Juni itu menawarkan 110 lot, mulai dari mesin kopi hingga apartemen. Dari jumlah tersebut, sebanyak 34 lot berhasil terjual. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa awalnya ada 37 lot yang laku terjual, namun tiga di antaranya mengalami wanprestasi karena pembeli tidak melunasi kewajiban pembayaran.
"Ketiga objek tersebut berupa handphone masing-masing dari perkara Hasanuddin, perkara Nurwidihartana, dan perkara Rachmat Fadjar, dengan nilai total wanprestasi Rp61,4 juta," kata Budi dalam keterangan resminya, Minggu (28/6/2026).
Budi menambahkan, objek yang gagal bayar itu akan kembali ditawarkan pada lelang berikutnya. Pelunasan lelang periode Juni 2026 sendiri telah berakhir pada Kamis (25/6/2026).
Artikel Terkait
KPK Periksa Rektor dan Dua Wakil Rektor Unsoed dalam OTT Penerimaan Mahasiswa Baru
KPK Tetapkan Rektor Unsoed dan 5 Orang Lain sebagai Tersangka Pemerasan dan Gratifikasi Penerimaan Mahasiswa
KPK Pastikan Mahasiswa Unsoed yang Lolos Jalur Mandiri Tetap Bisa Kuliah
KPK Tetapkan Rektor Unsoed dan Lima Orang Lain sebagai Tersangka OTT