Sebuah helikopter milik Saudi Aramco jatuh di Ras Tanura, kawasan pantai timur Arab Saudi, pada Minggu (28/6/2026) waktu setempat. Kantor berita negara melaporkan, kecelakaan itu merenggut nyawa 14 orang.
Hingga saat ini, penyebab jatuhnya helikopter belum diketahui. Otoritas terkait tengah melakukan investigasi untuk mengungkap faktor di balik insiden tersebut.
Lokasi kecelakaan berada di sebelah barat Selat Hormuz, dekat fasilitas minyak utama Aramco di Ras Tanura. Perusahaan migas raksasa itu sebelumnya baru saja melanjutkan pemuatan minyak mentah di terminal tersebut pada Jumat lalu, setelah sempat terhenti selama hampir empat bulan.
Arab Saudi, sebagai pengekspor minyak terbesar dunia, turut serta dalam upaya pemindahan kargo seiring meningkatnya produksi dan ekspor minyak serta gas dari negara-negara Timur Tengah. Langkah ini dilakukan menjelang kesepakatan sementara untuk mengakhiri perang antara Amerika Serikat dan Iran.
Artikel Terkait
Kepala Intelijen Ekuador Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Kenya
Perang Iran Mengalirkan Rezeki ke Raksasa Minyak Dunia
Helikopter Jatuh di Hutan Tijuca, Empat Tewas
Helikopter Pemadam Kebakaran Jatuh di Argentina, Tujuh Orang Tewas