Suara ledakan keras mengguncang sebuah kawasan di Kabul, Senin sore. Menurut keterangan saksi mata, dentuman itu terdengar sekitar pukul tiga setengah, tepatnya di sebuah jalan yang cukup ramai. Insiden ini, yang terjadi di sebuah hotel, menelan korban jiwa. Setidaknya tujuh orang dilaporkan tewas, sementara tiga belas lainnya menderita luka-luka.
Keadaan di lokasi langsung kacau. "Itu adalah situasi darurat. Semua orang takut akan nyawa mereka sendiri," ujar seorang pemilik toko bunga di dekat lokasi yang enggan disebutkan namanya demi alasan keamanan.
Dari balik tokonya, dia melihat kepanikan. "Saya melihat setidaknya lima orang terluka," tuturnya.
Di sisi lain, keterangan resmi datang dari juru bicara kepolisian Kabul, Khalid Zadran. Dia mengonfirmasi bahwa ledakan memang terjadi di sebuah hotel, meski penyebab pastinya masih diselidiki. Kawasan itu, yang juga dipadati beberapa restoran, kini dikepung oleh petugas polisi. Seorang wartawan di tempat kejadian melaporkan melihat sebuah truk dan mobil polisi berjaga, plus sebuah mobil dengan kaca pecah berantakan.
Artikel Terkait
Trump Ancam Serang Iran Lebih Keras dan Perluas Target Penghancuran
Polri Tanam Jagung Serentak di Seluruh Indonesia untuk Dukung Ketahanan Pangan
Anggota DPR Apresiasi Putusan Bebas Hukuman Mati untuk ABK Kasus Sabu 2 Ton
Kapolri Ajak Masyarakat Sumsel Bersatu Dukung Upaya Diplomasi Perdamaian dan Swasembada