Gempa Magnitudo 7,7 di Filipina Picu Evakuasi Massal Pasien RS Siloam Manado

- Senin, 08 Juni 2026 | 09:35 WIB
Gempa Magnitudo 7,7 di Filipina Picu Evakuasi Massal Pasien RS Siloam Manado

Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang berpusat di Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6/2026) pagi memicu kepanikan dan evakuasi massal di Rumah Sakit Siloam Manado, Sulawesi Utara. Para pasien yang tengah menjalani perawatan segera dipindahkan keluar gedung sebagai langkah antisipasi terhadap risiko yang mungkin ditimbulkan oleh getaran seismik tersebut.

Di lokasi kejadian, terlihat para pasien dievakuasi sementara ke area lobi rumah sakit. Tenaga medis bergerak cepat mendampingi proses evakuasi, menyiapkan kursi bagi pasien, serta merapikan selang infus agar pelayanan kesehatan tetap berjalan meskipun dalam situasi darurat. Suasana tegang sempat menyelimuti rumah sakit, namun prosedur evakuasi berlangsung dengan koordinasi yang sigap.

Sementara itu, keluarga pasien yang sedang menjaga anggota keluarganya di ruang perawatan mengaku panik saat guncangan terjadi. Mereka langsung mencari jalur evakuasi dan menuju titik kumpul yang dinilai lebih aman. Salah satu keluarga pasien, Fajriah, menuturkan pengalamannya saat gempa berlangsung.

"Ada getaran gempa bumi, jadi saya bilang ayo keluar kita cari lokasi evakuasi. Agak panik tapi saya bilang tenang dulu jangan langsung lari ke tangga darurat," ujarnya di lokasi.

Di tengah kepanikan yang melanda, pelayanan medis terhadap pasien tetap diberikan oleh tenaga kesehatan di area lobi rumah sakit. Proses evakuasi tidak menghentikan upaya perawatan, menunjukkan kesiapsiagaan para petugas dalam menghadapi situasi genting.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Meskipun demikian, masyarakat tetap diimbau untuk waspada dan hanya merujuk pada informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta instansi terkait guna menghindari kesimpangsiuran data.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar