Maroko vs Kanada: Duel Percaya Diri Melawan Keberanian Tanpa Beban

- Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:30 WIB
Maroko vs Kanada: Duel Percaya Diri Melawan Keberanian Tanpa Beban

Maroko datang ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 dengan status baru yang tak lagi bisa dipandang sebelah mata. Sebaliknya, Kanada justru menikmati peran sebagai tim yang diremehkan. Pertemuan di NRG Stadium, Houston, Minggu (5/7) dini hari WIB ini mempertemukan rasa percaya diri melawan keberanian tanpa beban.

Empat tahun lalu, Maroko menjadi kuda hitam di Qatar. Tanpa diperhitungkan, Singa Atlas justru mencetak sejarah sebagai negara Afrika pertama yang menembus semifinal. Kini kondisinya berubah drastis. Tim asuhan Mohamed Ouahbi memasuki Piala Dunia 2026 dengan beban ekspektasi besar. Status semifinalis edisi sebelumnya dan peringkat keenam FIFA membuat Maroko masuk jajaran unggulan.

Penampilan mereka sepanjang turnamen memperkuat anggapan itu. Maroko menahan Brasil 1-1 di fase grup, lalu mengalahkan Belanda melalui adu penalti pada babak 32 besar. Keberhasilan itu meningkatkan kepercayaan diri pemain. "Maroko kini telah mendapatkan respek dari semua orang. Bukan karena kami mengatakannya, tetapi karena kami sudah membuktikannya," ujar Ouahbi.

Kekuatan Tambahan Pemain Diaspora

Lolos ke 16 besar membuat tuntutan terhadap Singa Atlas semakin tinggi. Publik Maroko berharap tim kesayangannya mampu melewati Kanada, bahkan kembali menembus semifinal untuk membuktikan bahwa pencapaian di Qatar bukan sekadar keberuntungan.

Meski Kanada berstatus tuan rumah, pertandingan berlangsung di Houston, Amerika Serikat. Kondisi itu dinilai menguntungkan Maroko karena kota tersebut memiliki komunitas diaspora Maroko yang besar. Dukungan suporter diperkirakan semakin masif setelah maskapai Royal Air Maroc menyiapkan 12 penerbangan khusus membawa lebih dari 3.000 pendukung menuju Houston.

Bagi Ouahbi, semangat dari jutaan warga Maroko menjadi suntikan motivasi. "Pemain tahu ada jutaan orang di belakang mereka. Kami bermain ketika waktu menunjukkan pukul dua dini hari di Maroko dan kami yakin sebagian besar dari mereka tetap terjaga. Itulah yang memberi energi untuk terus berjuang dan tidak pernah menyerah."

Kanada Nikmati Status Underdog

Berbeda dengan lawannya, Kanada menghadapi pertandingan ini tanpa tekanan besar. Les Rouges sudah mencatat sejarah dengan meraih kemenangan pertama mereka di fase gugur setelah menundukkan Afrika Selatan. Pencapaian itu membuat target awal tim dinilai telah terlampaui.

Pelatih Jesse Marsch justru melihat status underdog sebagai keuntungan. "Semua orang akan menganggap kami kalah sebelum bertanding. Justru di situlah peluang kami," kata Marsch.

Selain membawa kepercayaan diri, Kanada juga memiliki keyakinan terhadap sebuah tradisi unik yang mulai dipercaya membawa keberuntungan.

Jersey Hitam Membawa Kemenangan

Pada pertandingan melawan Maroko, Kanada kembali mengenakan jersey hitam yang dianggap memiliki aura positif. Seragam tersebut sebelumnya dipakai saat menghancurkan Qatar 6-0 di fase grup dan ketika mengalahkan Afrika Selatan 1-0 pada babak 32 besar.

Padahal, warna utama Kanada selama ini adalah merah dan putih. Namun kali ini para pemain secara khusus meminta agar kembali memakai kostum hitam. Bek Kanada Alistair Johnston menyebut jersey tersebut memiliki makna emosional yang jauh melampaui urusan pertandingan. "Jersey ini sangat berkesan bagi kami dan seperti menghubungkan generasi sebelumnya dengan generasi masa depan," ujarnya.

Kini, Maroko datang dengan modal kualitas dan kepercayaan diri tinggi. Sementara Kanada berharap semangat sebagai underdog, ditambah kepercayaan terhadap jersey hitam mereka, mampu menghadirkan kejutan berikutnya di Piala Dunia 2026.

Prediksi Susunan Pemain

Kanada (4-4-2): Crepeau; Johnston, Bombito, Cornelius, Laryea; Buchanan, Saliba, Eustaquio, Shaffelburg; David, Oluwaseyi. Pelatih: Jesse Marsch.

Maroko (4-2-3-1): Bounou; Hakimi, Diop, Riad, Mazraoui; El Aynaoui, Bouaddi; Diaz, Ounahi, El Khannouss; Saibari. Pelatih: Mohamed Ouahbi.

Wasit: Michael Oliver (Inggris). Stadion: NRG Stadium, Houston. Siaran langsung: TVRI, 00.00 WIB/01.00 Wita.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags