Komentar Yamal Soal Prancis Tak Gentarkan Kounde

- Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:00 WIB
Komentar Yamal Soal Prancis Tak Gentarkan Kounde

Bek tim nasional Prancis, Jules Kounde, memilih untuk tidak ambil pusing dengan pernyataan rekan setimnya di Barcelona, Lamine Yamal, yang menyebut Prancis bukan tim terfavorit di Piala Dunia 2026. Yamal, bintang muda Spanyol, sebelumnya melontarkan pernyataan tersebut untuk menegaskan posisi timnya sebagai rival utama Prancis di turnamen.

Prancis dan Spanyol sama-sama diunggulkan sebagai kandidat kuat juara dunia tahun ini. Spanyol yang berstatus juara Eropa melaju tak terkalahkan dalam empat laga sejak fase grup dengan catatan belum pernah kebobolan. Sementara itu, Prancis yang merupakan finalis Piala Dunia dua edisi terakhir juga tampil impresif dengan catatan 100 persen kemenangan sejak fase grup dan mencetak 13 gol dari empat pertandingan.

Rekor Pertemuan Terakhir Spanyol vs Prancis

Yamal menilai Prancis tidak lebih baik dari Spanyol berdasarkan dominasi La Furia Roja dalam beberapa pertemuan terakhir. Tim Matador sukses membungkam Prancis dalam dua laga krusial sejak Yamal memperkuat timnas pada 2023.

KompetisiBabakHasil Pertandingan
Piala Eropa 2024SemifinalSpanyol 2-1 Prancis
UEFA Nations League 2025SemifinalSpanyol 5-4 Prancis

"Kurasa Prancis tampil di level yang sangat tinggi. Mereka punya pemain-pemain bagus, tapi kupikir mereka tidak di atas tim-tim lainnya. Mereka toh tidak mengalahkan kami sejak Euro. Mereka tidak mungkin lebih baik daripada kami," ujar pemain berusia 18 tahun itu.

Respons Kounde terhadap Psywar Rekan Seklub

Meskipun bahu-membahu bersama Yamal di level klub, Kounde enggan mempermasalahkan status tim favorit di Piala Dunia 2026. Bek Prancis tersebut justru menyikapi komentar itu dengan kepala dingin.

"Lamine? Aku kenal betul dia. Aku tahu dia itu seorang pemain yang tangguh, anak muda ambisius yang mengatakan apapun yang ada di dalam pikirannya," sahut Kounde kepada L'Equipe, Jumat (03/07/2026).

Bagi Kounde, status di atas kertas tidak menentukan hasil akhir di lapangan. "Jadi sebuah tim favorit di sebuah kompetisi itu tidak berarti banyak. Komentar dia itu tidak menggangguku, malah membuatku tersenyum," lugas pemain bertahan Barcelona itu.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags