Piala Dunia 2026 menyajikan kejutan dari sisi statistik. FIFA merilis data bahwa tim paling agresif dalam menciptakan peluang bukanlah Prancis atau Argentina, melainkan Belgia.
Setelah seluruh pertandingan babak 32 besar rampung pada Jumat (3/7) malam waktu AS atau Sabtu (4/7) siang WIB, total 257 gol tercipta dari 88 laga. Prancis menjadi tim paling produktif dengan 13 gol, disusul Argentina dengan 11 gol. Namun, jumlah gol tidak selalu sejalan dengan agresivitas serangan.
Belgia memuncaki kategori attempts at goal dengan 92 tembakan dalam empat pertandingan. Performa paling dominan mereka terjadi saat melawan Senegal, dengan 21 percobaan. Kolombia berada di posisi kedua dengan 79 peluang, dan Spanyol ketiga dengan 78 percobaan.
Dari segi akurasi, Prancis unggul dengan 34 tembakan tepat sasaran. Kanada menempati urutan kedua dengan 29, dan Kolombia ketiga dengan 28. Sementara itu, Argentina memimpin dalam expected goals (xG) dengan rata-rata 9,28, diikuti Spanyol (8,83), Jerman (8,64), Swiss (8,57), dan Inggris (8,47).
Meski statistik memberikan gambaran, hasil pertandingan tetap dipengaruhi faktor lain seperti tekanan, efektivitas penyelesaian akhir, strategi pelatih, dan mental bertanding. Siapa yang kuat mental, dialah yang berpeluang menjadi juara.
Artikel Terkait
Messi Jadi Magnet: Pemain Tanjung Verde Antre Foto Usai Kalah Dramatis dari Argentina
Maroko vs Kanada: Duel Percaya Diri Melawan Keberanian Tanpa Beban
Prancis Hadapi Paraguay di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Rekor Pertemuan Tim Ayam Jantan Dominan
Kanada vs Maroko di 32 Besar Piala Dunia 2026: Duel Pressing Tinggi vs Disiplin Kolektif