Ukraina Serang Terminal Minyak di St Petersburg, Zelensky Sebut Target Sah

- Minggu, 05 Juli 2026 | 11:45 WIB
Ukraina Serang Terminal Minyak di St Petersburg, Zelensky Sebut Target Sah

Ukraina melancarkan serangan terhadap terminal minyak utama di St Petersburg, kota terbesar kedua di Rusia. Presiden Volodymyr Zelensky mengonfirmasi serangan itu dan menyebut fasilitas tersebut sebagai infrastruktur kunci yang menghasilkan pendapatan bagi perang Rusia.

Dalam pernyataannya, Zelensky menggambarkan terminal minyak itu sebagai sasaran strategis. Ukraina juga mengklaim pangkalan angkatan laut utama Rusia di wilayah tersebut turut terkena serangan. Gubernur St Petersburg, Aleksandr Beglov, membenarkan bahwa kota itu berada di bawah serangan drone besar-besaran dan mengakui terminal minyak terkena dampak. Meski demikian, ia melaporkan tidak ada korban jiwa.

Serangan jarak jauh dengan drone ini menjadi bagian dari strategi Ukraina yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir, menarget infrastruktur energi vital Rusia. Kyiv menyatakan bahwa hampir 43 persen kapasitas penyulingan minyak Rusia telah dinonaktifkan, meski klaim tersebut belum diverifikasi secara independen.

Ukraina menilai fasilitas minyak dan gas Rusia sebagai target yang sah, mengingat Moskow sangat bergantung pada ekspor bahan bakar fosil untuk mendanai perang. Pengakuan langka justru datang dari Presiden Rusia Vladimir Putin pekan lalu, yang mengakui adanya kekurangan bahan bakar akibat serangan Ukraina.

Pada Sabtu (4/7), Putin menandatangani undang-undang yang bertujuan meningkatkan pasokan ke pasar bahan bakar domestik. Krisis bahan bakar di Rusia semakin intensif seiring dengan meningkatnya serangan Ukraina terhadap wilayah pendudukan. Putin jarang secara terbuka mengakui dampak serangan Ukraina terhadap pasokan energi dalam negeri.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags