Polisi Siaga Amankan Demo Mahasiswa di Monas, 18 Direktif Ditekankan

- Jumat, 17 Juli 2026 | 13:06 WIB
Polisi Siaga Amankan Demo Mahasiswa di Monas, 18 Direktif Ditekankan

Wakapolda Metro Jaya Brigadir Jenderal Dekananto Eko Purwono memimpin apel persiapan pengamanan aksi unjuk rasa mahasiswa di kawasan silang Monas, Jumat (17/7). Dalam arahannya, ia membacakan 18 direktif Kapolda yang menekankan pendekatan humanis dan kerja sama satu komando bagi seluruh personel yang bertugas.

Dekananto menegaskan bahwa pengamanan aksi penyampaian pendapat harus berjalan aman dan tertib tanpa menimbulkan kerusuhan maupun kerusakan fasilitas umum. “Pengamanan unras harus berjalan dengan aman, tertib, dan tidak boleh menimbulkan kerusuhan maupun kerusakan fasilitas umum,” ujarnya.

Seluruh personel diminta mematuhi rantai komando selama pengamanan berlangsung. Tidak diperbolehkan ada anggota yang mengambil tindakan sendiri di lapangan tanpa instruksi pimpinan. “Semua tindakan di lapangan harus satu komando, tidak boleh ada inisiatif sendiri tanpa instruksi,” lanjut Dekananto.

Ia juga meminta aparat tetap bertahan dan tidak bersikap agresif saat menghadapi massa. Personel diminta memberikan ruang dialog kepada perwakilan peserta aksi agar situasi tetap kondusif. “Anggota yang bertugas menghadapi massa jangan bersikap agresif dan tetap menjaga posisi bertahan dengan mengedepankan cara yang humanis serta memberikan ruang bicara kepada perwakilan massa agar situasi di lapangan dapat diatur dengan baik,” tambahnya.

Dekananto menegaskan larangan penggunaan senjata api bagi personel di lapangan. Penggunaan gas air mata hanya boleh dilakukan atas perintah langsung Kapolda Metro Jaya. “Pergerakan pasukan PHH maupun penggunaan gas air mata hanya boleh dilakukan atas perintah Kapolda langsung,” katanya.

Ia juga mengingatkan personel untuk mengutamakan keselamatan masyarakat, baik peserta aksi maupun warga yang beraktivitas di sekitar lokasi. Polisi diminta bertindak persuasif apabila terjadi pembakaran ban selama aksi. “Apabila ada pembakaran ban, berikan peringatan dua kali. Apabila tidak dipadamkan, segera nanti tim APAR yang bertugas untuk memadamkan,” ujar Dekananto.

Sebanyak 3.728 personel Polda Metro Jaya, 150 personel Polres Metro Jakarta Pusat, 190 personel Polres Metro Jakarta Timur, serta personel gabungan dari TNI dan instansi lainnya diterjunkan. Pengamanan difokuskan di sekitar Monas, Bundaran HI, Dukuh Atas, dan sejumlah rute menuju lokasi tujuan aksi.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags