Ledakan keras mengguncang Doha, Jumat pagi, setelah Kementerian Pertahanan Qatar mengumumkan berhasil mencegat serangan rudal yang menargetkan negara tersebut. Pemerintah Qatar sempat mengirimkan peringatan darurat ke ponsel warga, mendesak mereka untuk tetap di rumah dan berlindung di tempat aman.
"Kementerian Pertahanan Negara Qatar mengumumkan bahwa angkatan bersenjata telah mencegat serangan rudal yang menargetkan Negara Qatar," demikian pernyataan resmi yang diunggah di akun X kementerian, seperti dikutip dari CNN dan AFP.
Tak lama setelah peringatan pertama, pemerintah mengirimkan pesan kedua yang menyatakan bahwa ancaman telah dihilangkan dan situasi kembali normal. Meski demikian, belum ada pernyataan resmi mengenai asal serangan rudal tersebut.
Iran, yang dalam beberapa hari terakhir telah berulang kali menyerang pangkalan militer di Bahrain, Kuwait, dan Yordania, sejauh ini menahan diri untuk tidak menyerang Qatar. Namun, Teheran belum mengonfirmasi apakah mereka terlibat dalam serangan Jumat pagi itu.
Qatar, yang memiliki hubungan relatif lebih ramah dengan Iran, telah menjadi negosiator kunci sepanjang konflik regional. Awal pekan ini, Qatar mengutuk serangan berulang Iran terhadap negara-negara Arab di Teluk Persia dan Timur Tengah.
Artikel Terkait
Rusia Gempur Kyiv, 15 Tewas dan Puluhan Luka-Luka
Qatar Desak Tekanan Internasional agar Israel Penuhi Komitmen Gencatan Senjata Gaza
Qatar Sebut Upaya Penyelesaian Konflik AS-Iran di Tahap Progresif
Iran Minta Qatar Ungkap Keberadaan Tiga Pilot yang Hilang Usai Serangan ke Pangkalan AS