Qatar menyatakan bahwa upaya penyelesaian konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran tengah berada pada tahap progresif. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, mengungkapkan bahwa draf perjanjian potensial sedang diedarkan di antara pihak-pihak terkait.
Pernyataan itu disampaikan al-Ansari sebagai respons atas pernyataan yang saling bertentangan dari pejabat AS dan Iran mengenai apakah negosiasi masih berlangsung atau tidak. Ia menegaskan bahwa semua pihak masih intensif mengupayakan resolusi jangka pendek.
"Kami dapat mengkonfirmasi bahwa upaya masih berlangsung dengan semua pihak. Kami sedang mengupayakan resolusi diplomatik saat ini," katanya.
Al-Ansari menambahkan bahwa berbagai pihak di lapangan terus berupaya menangani krisis antara AS dan Iran untuk mencapai kesepakatan. "(Ada) upaya saat ini di lapangan (untuk menyelesaikan krisis yang berada pada) tahap yang sangat progresif," ujarnya.
"Kami bekerja sama dengan semua pihak untuk melihat upaya ini. Jadi saya dapat mengkonfirmasi bahwa upaya tersebut sedang berlangsung saat ini," imbuhnya.
Lebih lanjut, al-Ansari menyebutkan bahwa negara-negara di kawasan turut terlibat dalam upaya penyelesaian masalah tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa Qatar berkoordinasi sangat erat dengan Oman untuk memfasilitasi negosiasi antara kedua negara yang berkonflik.
"(Qatar dan Oman) memfasilitasi pembicaraan antara kedua belah pihak dan bertukar ide serta bertukar draf antara kedua belah pihak," kata al-Ansari.
Artikel Terkait
Qatar Desak Tekanan Internasional agar Israel Penuhi Komitmen Gencatan Senjata Gaza
Iran Minta Qatar Ungkap Keberadaan Tiga Pilot yang Hilang Usai Serangan ke Pangkalan AS
Qatar Cegat Serangan Rudal, Warga Sempat Diimbau Mengungsi
Pemerintah Indonesia Sampaikan Duka atas Wafatnya Syekh Hamad bin Khalifa Al Thani