Sebuah rumah milik pengusaha pelaminan di Gang PGRI, Kelurahan Padang Bulan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, ludes dilalap api pada Senin dini hari, 29 Juni 2026. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB itu diduga dipicu oleh korsleting listrik dan menghanguskan seluruh isi rumah, termasuk perlengkapan usaha pelaminan serta dua unit sepeda motor.
Kobaran api dengan cepat membesar dan melalap hampir seluruh bangunan saat sebagian besar warga masih tertidur. Peristiwa itu menggegerkan lingkungan sekitar. Beruntung, pemilik rumah yang sedang tertidur berhasil menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
Selain perabot rumah tangga, api juga menghanguskan berbagai perlengkapan pelaminan yang menjadi sumber mata pencaharian korban. Dua unit sepeda motor yang terparkir di dalam rumah turut hangus terbakar. Kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Rudi Marpaung, tetangga korban, menuturkan ia mengetahui kebakaran setelah mendengar teriakan pemilik rumah meminta tolong. Warga pun bergegas keluar dan berusaha memadamkan api secara manual sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba.
"Saya dengar teriakan sekitar pukul dua dini hari. Kami langsung keluar rumah dan berusaha membantu sebelum petugas pemadam datang," ujar Rudi.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi dan berhasil mengendalikan kobaran api sebelum merembet ke bangunan lain. Petugas masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran, meski dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik.
Artikel Terkait
Kebakaran Melanda Gudang di Cakung, 13 Unit Damkar Dikerahkan
Gen Z dan Kembalinya Primbon: Antara Sains, Media Sosial, dan Pencarian Kepastian
Hong Myung-bo Mundur Usai Korea Selatan Gagal di Piala Dunia 2026
Dandim Labuhanbatu Bantah Tudingan TNI Rampas 16 Ekor Lembu Warga