Prabowo Pimpin Rapat Lima Jam Bahas Peran Koperasi Desa Merah Putih

- Rabu, 15 Juli 2026 | 23:50 WIB
Prabowo Pimpin Rapat Lima Jam Bahas Peran Koperasi Desa Merah Putih

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas selama lima jam bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/7/2026). Rapat tersebut membahas penguatan peran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Usai rapat, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan KDMP akan menjadi pusat penyaluran berbagai program bantuan pemerintah sekaligus penyerap hasil pertanian masyarakat desa. "Koperasi Desa Merah Putih itu adalah infrastrukturnya pemerintah, satu. Apa itu infrastruktur apa? Untuk menyampaikan barang-barang yang bantuan, bantu sosial, kemudian barang-barang subsidi, semua nanti melalui Koperasi Desa Merah Putih, tadi diputuskan sudah," kata Zulkifli kepada awak media.

Selain menyalurkan bantuan, KDMP juga berperan sebagai offtaker atau pembeli hasil produksi pertanian masyarakat. Peran ini menjadi penting terutama ketika harga komoditas pertanian berada di bawah harga yang ditetapkan pemerintah. "Nomor dua, dia sebagai offtaker kalau harga seperti gabah, jagung, dan lain-lain di bawah harga yang sudah ditentukan oleh pemerintah, maka koperasi dia bisa offtaker sebagai pembeli dari produk-produk pertanian yang sudah ditentukan harganya oleh pemerintah," ujar pria yang akrab disapa Zulhas itu.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menambahkan, program KDMP diproyeksikan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa. Keuntungan yang diperoleh koperasi akan kembali dirasakan oleh masyarakat dan turut meningkatkan pendapatan desa. "Dari keuntungan itu ada 20 persen dari Kopdes itu akan menjadi pendapatan asli desa," ungkapnya. "Kopdes ini berhasil dan sukses karena ada efek positifnya kepada desa. Termasuk sisanya yang 80 persen akan kembali ke rakyat di desa itu," kata dia.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags