Inter Milan tengah membidik bek sayap Tottenham Hotspur, Djed Spence, sebagai prioritas utama untuk mengisi posisi kanan yang ditinggalkan Denzel Dumfries yang hengkang ke Real Madrid. Kebutuhan ini semakin mendesak setelah rencana merekrut Anan Khalaili batal akibat gagal lolos tes medis pada Senin, 13 Juli 2026, dan kegagalan mengamankan Marco Palestra yang memilih bergabung dengan Chelsea.
Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, bergerak cepat menyusun ulang daftar belanja. Spence dinilai ideal karena kemampuannya bermain di kedua sisi pertahanan. Pemain berusia 25 tahun itu sebelumnya sudah merasakan atmosfer Serie A saat dipinjamkan ke Genoa pada paruh pertama 2024, dan tampil impresif bersama tim nasional Inggris di Piala Dunia 2026.
Namun, negosiasi dengan Tottenham menemui kendala. Klub asal London Utara itu menaikkan banderol Spence dari perkiraan awal 25 juta euro menjadi mendekati 40 juta euro. Selain itu, pemain tersebut kemungkinan baru bisa tiba di Milan paling cepat 10 Agustus 2026 setelah menyelesaikan jadwal dan libur pasca-Piala Dunia.
Dalam pembicaraan transfer, Tottenham juga menawarkan bek tengah asal Argentina, Cristian Romero, kepada Inter Milan seharga 50 juta euro dengan beban gaji kotor mencapai 12 juta euro per tahun. Inter menilai biaya tersebut terlalu mahal dan kini mulai memantau alternatif lain seperti Guela Doue dari Strasbourg, Jhon Lucumi dari Bologna, serta Rafik Belghali dari Hellas Verona.
Artikel Terkait
Tottenham Patok Harga Rp1 Triliun untuk Romero, Inter Milan Gigit Jari
Inter Milan Resmi Dapatkan Anan Khalaili dari Union Saint-Gilloise dengan Nilai Transfer 25 Juta Euro
Inter Milan Sepakat Rekrut Anan Khalaili dari Union Saint-Gilloise dengan Nilai Transfer 25 Juta Euro
Inter dan Juventus Berebut Bek Kolombia Jhon Lucumi