Mantan Kajati Sulsel Agus Salim Masuk Tim Khusus Kejagung Tangani Kasus Febrie Adriansyah

- Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00 WIB
Mantan Kajati Sulsel Agus Salim Masuk Tim Khusus Kejagung Tangani Kasus Febrie Adriansyah

Kejaksaan Agung menegaskan status tersangka Febrie Adriansyah tidak berubah meski perkara kini beralih dari Kortas Tipikor Polri ke penyidik Kejagung. Penegasan itu disampaikan Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna pada Rabu, 15 Juli 2026. Ia menjelaskan tiga surat perintah penyidikan (sprindik) yang baru diterbitkan justru menjadi landasan bahwa status tersangka Febrie tetap melekat karena penetapan sebelumnya sudah dilakukan penyidik Polri.

Tiga sprindik itu masing-masing terkait dugaan korupsi dan TPPU di PT Krakatau Steel, dugaan korupsi pada proyek PLTU PLN yang menyebabkan blackout, serta perkara ASABRI. Seluruh tindakan pro justicia kini sudah beralih ke penyidik Kejagung.

Di tengah penegasan itu, perhatian publik justru tertuju pada komposisi tim khusus yang dibentuk Kejagung. Tim yang disebut Tim 9 itu berisi sembilan jaksa senior, dan nama Agus Salim mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan muncul sebagai urutan pertama. Agus Salim bukan nama asing bagi warga Sulsel. Ia pernah memimpin Kejati Sulsel sebelum dimutasi pada Oktober 2025 dan kini menjabat Inspektur Keuangan II pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejagung.

Kejagung menyatakan tim khusus itu dibentuk dengan komposisi jaksa senior yang sebagian besar pernah bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi. Langkah ini disebut untuk menjaga independensi penanganan perkara, mengingat Febrie sebelumnya merupakan figur puncak di lingkungan Jampidsus. Anang menyebut pengalaman para jaksa di KPK diharapkan membantu proses penyidikan.

KPK menyambut positif pembentukan tim khusus tersebut. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, "Yang pertama kami melihat ini progres yang positif karena Kejagung kemudian dengan segera membentuk tim khusus." Budi menilai pengalaman para jaksa yang pernah bertugas di KPK dibutuhkan, dan KPK siap memberi dukungan agar penanganan kasus berjalan efektif.

Bagi Sulawesi Selatan, sorotan paling kuat jatuh pada Agus Salim. Jejak jabatannya sebagai mantan Kajati Sulsel memberi bobot tersendiri pada keterlibatannya dalam tim khusus ini. Publik Sulsel tidak melihatnya sebagai nama asing, melainkan sebagai mantan pimpinan Kejati yang kini berada di barisan depan penanganan kasus besar di lingkungan Korps Adhyaksa.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags