Wakil Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengungkapkan pesan Presiden Prabowo Subianto agar pembenahan program makan bergizi gratis (MBG) dilakukan secara hati-hati. Prabowo meminta setiap keputusan dikaji matang sebelum diambil.
Hal itu disampaikan Agustina usai rapat terbatas bersama Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026). Rapat tersebut membahas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan pelaksanaan MBG.
Salah satu fokus pembenahan adalah penataan penerima manfaat. Agustina mengatakan anak yang berada pada kategori desil 8 ke atas tidak lagi diberikan MBG.
"Tapi poin pentingnya begini, Pak Presiden minta dikajilah benar-benar setiap kebijakan yang akan diambil. Tidak perlu terburu-buru, itu pesan dari Pak Presiden," kata Agustina.
"Karena memang tidak mudah mengambil sebuah kebijakan untuk jutaan orang. Kan ini sudah 63 juta penerima manfaat, memang tidak mudah," lanjutnya.
Agustina lantas memberikan contoh penataan MBG yang diputuskan, bahwa anak dengan kategori desil 8 ke atas tidak lagi menerima MBG. Namun, muncul dinamika jika dalam sekolah tersebut ada yang masih berada di desil 8 ke bawah.
Artikel Terkait
Zulhas Minta Waktu Sebulan Benahi Program Makan Bergizi Gratis
Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan Groundbreaking Blok Masela
Zulkifli Hasan Minta Waktu Sebulan untuk Benahi Program Makan Bergizi Gratis
Presiden Terbitkan Perpres 66/2025 untuk Lindungi Penegak Hukum dari Gangguan di Lapangan