Polisi mengungkap motif di balik pembunuhan driver ojek online (ojol) berinisial ATP di Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten. Pelaku, Rahmat Dimas, mengaku nekat membunuh dan merampas motor korban karena terdesak biaya pernikahan.
"Motif pelaku yang bersangkutan ini pada saat kita lakukan interogasi, yang bersangkutan mengaku bahwa sedang memiliki tekanan di dalam kehidupannya terkait dipaksa oleh orang tuanya untuk segera menikah," kata Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Arief Ryzki Wicaksana, Selasa (14/7/2026).
Pelaku mengaku membawa pisau dengan niat awal untuk bunuh diri. Namun, saat melintas di lokasi kejadian, ia melihat korban tengah tertidur. Niat mencuri motor pun muncul.
"Cuman pada perjalanan dia melihat ada seseorang yang sedang tertidur, yaitu korban, dan di mana di sebelahnya itu ada motor yang tidak terjaga, yang bersangkutan ini ingin mencuri motor tersebut," ujar Arief.
"Setelah melihat korban itu sedang tertidur lelap, yang pelaku ini mencoba merogoh kantong korban untuk mengambil kunci, kunci motor. Pada saat pelaku mengambil kunci motor, merogoh kantong korban, korban ini bangun dan melakukan perlawanan sehingga pelaku menusukkan pisau tersebut ke badan korban," imbuhnya.
Artikel Terkait
Driver Ojol Tewas Dibunuh saat Tidur di Basecamp, Motor dan Ponsel Raib
Driver Ojol Dibunuh dan Motornya Dicuri, Istri: Suamiku Sangat Sayang Keluarga
Driver Ojol Tewas Ditikam saat Tidur di Basecamp, Pelaku Bawa Kabur Motor dan Ponsel
Rampok dan Bunuh Driver Ojol di Tangerang, Rahmat Dimas Jadi Tersangka