Pengemudi ojek online berinisial ATP ditemukan tewas di Kosambi, Tangerang, Banten. Motornya raib. Sang istri, Popi, mengenang almarhum sebagai sosok yang sangat mencintai keluarga.
"Suamiku penyayang istri dan anak-anaknya, lemah lembut, nggak pernah marah," kata Popi, Jumat (17/7/2026).
Menurut Popi, ATP juga kerap bersikap baik terhadap orang yang tidak dikenalnya. Ia merasa sangat kehilangan.
"Perhatian dan peduli sesama keluarga, teman, bahkan yang nggak dia kenal pun dia peduli," ucapnya.
Popi menuturkan, pada hari kejadian, suaminya terpaksa tidur di base camp ojek online di kawasan Kosambi karena kelelahan. Ia beristirahat sebelum pulang. Kabar duka itu diterima Popi dari rekan sesama driver.
"Harusnya malam itu jadwalnya pulang ke rumah, hanya saja dia capek, ketiduran," ujarnya.
Popi berharap pelaku dihukum seberat-beratnya. "Ya Allah, hukumlah pelaku seberat-beratnya. Kami keluarga berharap keadilan untuk almarhum," harapnya.
Pelaku Dijerat Pembunuhan Berencana
Polisi menetapkan Rahmat Dimas sebagai tersangka dan menahannya. Ia dijerat pasal pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan.
"Adapun persangkaan pasalnya adalah tindak pidana pembunuhan berencana dan atau pembunuhan dan atau pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan orang meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Rabu (15/7/2026).
Artikel Terkait
Driver Ojol Tewas Ditikam saat Tidur di Basecamp, Pelaku Bawa Kabur Motor dan Ponsel
Rampok dan Bunuh Driver Ojol di Tangerang, Rahmat Dimas Jadi Tersangka
Polisi Tetapkan Rahmat Dimas sebagai Tersangka Pembunuhan Driver Ojol di Tangerang
Terdesak Biaya Nikah, Pria di Tangerang Bunuh Driver Ojol dan Rampas Motor