PSM Makassar Matangkan Lini Belakang dengan Empat Pemain Asing

- Jumat, 17 Juli 2026 | 17:30 WIB
PSM Makassar Matangkan Lini Belakang dengan Empat Pemain Asing

PSM Makassar mulai menunjukkan keseriusan dalam persiapan menghadapi Super League 2026/2027. Meski bursa transfer masih berlangsung, satu sektor yang hampir rampung adalah lini pertahanan. Dengan bergabungnya bek asal Serbia, Nenad Lalic, Pasukan Ramang kini memiliki empat pemain asing yang diproyeksikan mengawal lini belakang: Victor Luiz, Dusan Lagator, Aloisio Neto, dan Nenad Lalic.

Komposisi ini menunjukkan tekad pelatih Darije Kalezic membangun fondasi pertahanan yang kokoh sejak awal persiapan. Latihan perdana digelar di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa, Kamis (16/7/2026), dipimpin langsung oleh Kalezic bersama jajaran staf pelatih barunya. Meski belum seluruh pemain berkumpul, wajah baru mulai terlihat. Nenad Lalic menjadi rekrutan anyar pertama yang bergabung, sementara Victor Luiz masih dijadwalkan menyusul.

Keempat bek asing itu memiliki karakter berbeda. Aloisio Neto dikenal kuat dalam duel udara dan disiplin menjaga area pertahanan. Dusan Lagator serbabisa, bisa dimainkan sebagai bek maupun gelandang bertahan, memberikan fleksibilitas. Victor Luiz diproyeksikan sebagai bek kiri dengan kemampuan membantu serangan, sedangkan Nenad Lalic hadir sebagai tambahan kualitas di jantung pertahanan berbekal pengalaman di kompetisi Eropa.

Dengan demikian, lini belakang menjadi sektor paling lengkap dibanding posisi lain yang masih menunggu tambahan pemain. Manajemen sebelumnya memastikan PSM masih akan menambah sejumlah pemain asing untuk memenuhi kuota musim ini.

Pada sesi latihan perdana, sekitar 16 pemain mengikuti program yang difokuskan pada pemulihan kondisi fisik setelah masa libur. Selain pemain, jajaran staf pelatih baru juga mulai bekerja mendampingi Kalezic, di antaranya kepala analis Krsto Jokic, pelatih kiper Velibor Pudar, fisioterapis Srdan Stojanovic, dan pelatih fisik Aleksandar.

Tiga penjaga gawang yang hadir yakni Hilmansyah, Syaiful, dan Poetro Negoro. Di sektor gelandang, ada Muhammad Arfan, Ananda Raehan, Fahrul Aditia, Resky Fandi, Akbar Tanjung, Gala Pagamo, serta Kaka Amrullah. Sementara di lini depan, Luca Cumic dan Arham Darmawan sudah bergabung. Program latihan hari pertama lebih banyak berisi gym, kardio, dan permainan umpan pendek.

Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, menjelaskan latihan perdana menjadi langkah awal persiapan tim. "Hari ini latihan perdana PSM Makassar di Kalegowa. Sesi latihan hanya diperbolehkan diliput 15 menit pertama, tidak ada sesi wawancara dengan tim kepelatihan karena akan ada konferensi pers pada Minggu, 19 Juli mendatang," ujarnya. Menurut Sulaiman, intensitas latihan akan meningkat bertahap seiring bertambahnya pemain yang datang.

Para suporter menyambut positif era baru bersama Darije Kalezic. Suporter PSM, Alamsyah Herman, berharap latihan perdana menjadi momentum bagi tim pelatih mengenali karakter pemain. "Ini tentu awal yang baik bagi PSM. Latihan perdana langsung dipimpin pelatih baru dan jajaran stafnya. Ini penting supaya mereka bisa melihat kondisi tim dan mempersiapkan diri untuk musim depan," katanya.

Optimisme serupa disampaikan Sekretaris Jenderal Red Gank, Sadakati Sukma. Menurutnya, kehadiran Kalezic memberikan harapan baru setelah musim lalu tampil kurang konsisten. "Saya merasa lebih optimistis bersama Coach Darije. Mungkin untuk juara masih sulit, tetapi untuk bersaing di papan atas harapan itu ada dan cukup besar," ujarnya. Ia berharap PSM tidak sekadar menjadi pelengkap kompetisi, melainkan kembali bersaing di papan atas Super League musim 2026/2027.

Dengan lini belakang yang mulai lengkap, fokus PSM kini diperkirakan beralih pada penyempurnaan sektor tengah dan depan. Manajemen mengisyaratkan akan memaksimalkan kuota pemain asing yang tersedia, sehingga kekuatan Pasukan Ramang diprediksi masih akan bertambah dalam beberapa pekan ke depan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags