Usulan KH Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional Masuk Tahap Verifikasi Lapangan

- Kamis, 16 Juli 2026 | 00:40 WIB
Usulan KH Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional Masuk Tahap Verifikasi Lapangan

Proses pengusulan KH Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional memasuki babak baru. Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) Kementerian Sosial turun langsung ke Kota Semarang untuk melakukan verifikasi lapangan, Selasa (14/7/2026). Langkah ini menjadi salah satu tahapan krusial dalam pengakuan jasa ulama besar yang hidup pada 1820–1903 tersebut.

Rombongan TP2GP yang dipimpin Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Aksesibilitas Sosial Abdul Muis diterima Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng di Balai Kota. Turut hadir sejarawan Universitas Diponegoro Prof Dr Yety Rochwulaningsih, perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Adoniati Meyria Widaningtyas, serta ahli waris KH Sholeh Darat, Muhamad Agus Taufiq. Kedatangan mereka disambut Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Kota Semarang yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, akademisi, dan sejarawan.

Agustina menyebut KH Sholeh Darat memiliki peran besar dalam menjaga nilai keagamaan dan budaya masyarakat pada masa penjajahan Hindia Belanda. Salah satu jasanya yang menonjol adalah menerjemahkan kitab-kitab keagamaan, termasuk Al-Qur'an, ke dalam bahasa yang lebih mudah dipahami masyarakat. Upaya itu membuat ajaran Islam bisa menjangkau kalangan yang lebih luas.

"Pengusulan beliau sebagai pahlawan nasional bukan hanya semata-mata untuk memberikan penghormatan kepada tokoh, tapi lebih dari itu adalah sebuah ikhtiar untuk menghadirkan keteladanan yang memberi arah pada perjalanan perjuangan bangsa ini," ujar Agustina.

Pengaruh KH Sholeh Darat juga terlihat dari sejumlah muridnya yang kelak menjadi tokoh besar bangsa, seperti KH Ahmad Dahlan, KH Hasyim Asy'ari, dan RA Kartini. Agustina menegaskan Pemerintah Kota Semarang berkomitmen mengawal seluruh tahapan pengusulan, mulai dari penyusunan dokumen, penguatan kajian akademik, hingga pembentukan TP2GD yang melibatkan berbagai unsur.

Abdul Muis menjelaskan, hasil sidang TP2GP menyatakan usulan KH Sholeh Darat telah memenuhi persyaratan dengan sejumlah catatan penyempurnaan. Tim akademik saat ini masih melengkapi naskah pengusulan, terutama terkait sumber data primer dan narasi mengenai kontribusi KH Sholeh Darat dalam membangun kesadaran kebangsaan.

"Yang perlu diperkuat adalah data primer serta narasi mengenai peran beliau dalam membangun kesadaran kebangsaan pada masanya," kata Abdul Muis.

Verifikasi lapangan berlangsung pada 14–16 Juli 2026. Selain bertemu TP2GD Kota Semarang, tim dijadwalkan mengunjungi sejumlah situs bersejarah dan sarana monumental yang berkaitan dengan KH Sholeh Darat. Setelah verifikasi selesai, revisi naskah akademik ditargetkan rampung pada akhir Juli hingga 10 Agustus 2026. Naskah tersebut selanjutnya akan dibahas dalam tahapan penetapan berikutnya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags