Davide Ancelotti Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih Kepala Lille untuk Musim 2026/2027

- Selasa, 02 Juni 2026 | 06:00 WIB
Davide Ancelotti Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih Kepala Lille untuk Musim 2026/2027

Klub Ligue 1 Prancis, Lille, resmi menunjuk Davide Ancelotti sebagai pelatih kepala untuk menghadapi musim 2026/2027. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam karier putra pelatih legendaris Carlo Ancelotti yang sebelumnya lebih banyak berperan sebagai asisten di berbagai klub elite Eropa.

Keputusan tersebut diumumkan Lille melalui pernyataan resmi pada Senin (1/6/2026). Pelatih berusia 36 tahun itu dikontrak selama dua musim dan akan memimpin tim yang musim depan berlaga di Liga Champions. Penunjukan ini sekaligus menandai babak baru bagi Davide yang selama bertahun-tahun bekerja di bawah arahan sang ayah di sejumlah klub besar, seperti AC Milan, Paris Saint-Germain, Bayern Munchen, Napoli, Everton, hingga Real Madrid.

Dalam pernyataan perdananya sebagai pelatih Lille, Davide mengaku antusias menghadapi tantangan baru tersebut.

“Saya sangat bangga dan bahagia bergabung dengan Lille. Ini adalah klub yang memiliki sejarah, ambisi, dan proyek yang sangat menarik. Saya melihat banyak potensi di sini dan siap memberikan yang terbaik untuk membantu tim berkembang,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kesempatan menangani Lille merupakan langkah penting dalam perjalanan kepelatihannya.

“Menjadi pelatih kepala di klub sebesar Lille adalah kehormatan besar. Saya datang dengan semangat, ide, dan keinginan kuat untuk membawa tim mencapai target yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Sementara itu, Presiden Lille menyambut kedatangan Davide dengan optimisme tinggi. Manajemen klub menilai pengalaman yang dimiliki sang pelatih, meskipun sebagian besar sebagai asisten, akan menjadi modal penting dalam membangun skuad yang kompetitif. Selama mendampingi Carlo Ancelotti, Davide dikenal memiliki peran besar dalam aspek taktik, analisis pertandingan, hingga pengembangan pemain muda. Banyak pemain yang pernah bekerja dengannya memberikan penilaian positif terhadap kemampuan komunikasi dan pemahamannya terhadap permainan modern.

Nama Davide mulai mendapat perhatian luas ketika menjadi bagian dari staf pelatih Real Madrid yang sukses meraih berbagai gelar domestik maupun Eropa. Pengalaman tersebut membuatnya dianggap siap mengambil tanggung jawab sebagai pelatih utama.

Namun, tantangan pertama yang menanti Davide di Lille tidak akan mudah. Selain harus menjaga daya saing klub di Ligue 1, ia juga dituntut mampu membawa tim tampil kompetitif di Liga Champions musim depan. Publik sepak bola Eropa pun kini menantikan apakah Davide mampu keluar dari bayang-bayang kesuksesan Carlo Ancelotti dan membangun reputasinya sendiri sebagai pelatih papan atas.

Dengan usia yang masih relatif muda dan pengalaman panjang di lingkungan elite sepak bola dunia, banyak pihak percaya bahwa Lille bisa menjadi awal dari perjalanan besar Davide Ancelotti sebagai pelatih kepala. Kini, seluruh perhatian tertuju pada bagaimana putra Carlo Ancelotti tersebut menerjemahkan pengalaman dan filosofi sepak bola yang telah dipelajarinya selama bertahun-tahun ke dalam proyek ambisius Lille.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar