GOLF Mundurkan Target Operasional Hotel Mewah Bintang 6 di Pecatu Bali

- Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:50 WIB
GOLF Mundurkan Target Operasional Hotel Mewah Bintang 6 di Pecatu Bali

PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF) merevisi target waktu operasional Luxury Boutique Hotel di kawasan Pecatu, Bali. Jika semula ditargetkan beroperasi pada Agustus 2026, kini diundur menjadi akhir 2027.

"Berdasarkan evaluasi terkini atas perkembangan pelaksanaan proyek, termasuk tahapan pemenuhan perizinan dan penyesuaian jadwal pembangunan, perseroan menyesuaikan target waktu operasional hotel tersebut menjadi akhir tahun 2027," ujar Direktur Utama GOLF Dwi Febri Astuti dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (17/7/2026).

Penyesuaian ini hanya berdampak pada jadwal proyek, tidak mengubah tujuan maupun alokasi penggunaan dana IPO. "Perseroan tetap melanjutkan pelaksanaan proyek serta melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala," kata Dwi.

Menurutnya, perubahan target tidak memberikan dampak negatif material terhadap operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Total dana segar yang diperoleh GOLF saat IPO mencapai Rp390 miliar. Sebagian besar, yakni 87,53 persen, akan digunakan untuk setoran modal ke anak usaha PT New Kuta Golf and Ocean View (NKG). NKG bertugas membangun hotel bintang 6 Luxury Boutique Hotel di Hole 15-Th Cliff Hanger dan New Kuta Golf Villa di kawasan Pecatu Indah Resort, Jimbaran Bali. Selain itu, NKG juga akan mengakuisisi lahan seluas 11.332 m2 di depan hotel untuk sarana pendukung.

Sekitar 5,34 persen dana IPO dialokasikan untuk setoran modal ke anak usaha lain, PT Sentul Golf Utama (SGU), dan sisanya 7,13 persen untuk biaya operasional perusahaan.

GOLF telah memulai pembangunan awal untuk proyek hotel bintang 6 dan villa di Bali. Investasi yang dibutuhkan untuk kedua proyek ini diperkirakan mencapai Rp586 miliar dan diharapkan rampung pada 2026.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags