Indonesia Resmi Bergabung sebagai Negara Pendiri Organisasi AI Dunia

- Sabtu, 18 Juli 2026 | 07:42 WIB
Indonesia Resmi Bergabung sebagai Negara Pendiri Organisasi AI Dunia

Indonesia resmi menjadi salah satu negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO), organisasi kerja sama internasional di bidang kecerdasan artifisial yang diprakarsai China. Keputusan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto setelah rapat terbatas pada 13 Juli 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan keikutsertaan Indonesia dalam konferensi pers secara daring, Jumat (17/7). Menurutnya, langkah ini menjadi salah satu hasil kunjungannya ke Shanghai, China pada Kamis (16/7). "Pemerintah Indonesia diminta untuk mengikut-ikut serta di dalam Deklarasi Pendirian Organisasi Kerjasama Kecerdasan Artificial Dunia atau World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO)," ujarnya.

Indonesia bergabung bersama 28 negara lainnya sebagai pendiri. Dari kawasan ASEAN, lima negara ikut serta, yaitu Indonesia, Malaysia, Kamboja, Laos, dan Myanmar. "Founder member daripada WAICO tersebut Indonesia tidak sendirian, ini ditandatangani oleh 29 negara antara lain dari negara ASEAN adalah Kamboja, Malaysia, Myanmar, Laos, dan Indonesia jadi ada 5 negara ASEAN," kata Airlangga.

Pendaftaran negara pendiri masih dibuka hingga 31 Juli 2026, sehingga jumlah anggota berpotensi bertambah. Airlangga menyebut keikutsertaan Indonesia merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk ikut membangun tata kelola AI yang inklusif dan bertanggung jawab di tingkat global.

WAICO dirancang sebagai organisasi internasional antarpemerintah yang mengacu pada prinsip-prinsip Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB): inklusif, aman, terpercaya, dan berpusat pada manusia. Airlangga menegaskan Indonesia ingin memastikan perkembangan AI tidak memperlebar kesenjangan teknologi antarnegara.

Selain Indonesia, negara pendiri WAICO meliputi Algeria, Belarus, Brazil, Kamboja, Kamerun, Kongo, Kuba, Ethiopia, Kazakhstan, Kenya, Kirgistan, Laos, Lesotho, Malaysia, Mozambik, Myanmar, Nikaragua, Oman, Pakistan, Rusia, Senegal, Serbia, Afrika Selatan, Tajikistan, Uzbekistan, Venezuela, Zambia, dan China.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags