Tak hanya Marfuah, warga lain bernama Cahya juga membenarkan dampak buruk debu hitam ini. Menurut Cahya, hampir semua rumah di sekitarnya mengalami masalah serupa dengan lantai dan kaki penghuni yang menghitam akibat terpapar debu.
Yang menjadi keluhan utama warga adalah belum adanya komunikasi atau penjelasan dari perusahaan terkait mengenai sumber dan penanganan polusi debu hitam ini. Warga merasa pihak perusahaan belum mengambil tanggung jawab atas dampak yang dialami masyarakat.
Baik Marfuah maupun Cahya bersama warga Kaliabang lainnya berharap adanya tindakan cepat dari pihak berwenang dan perusahaan untuk menyelesaikan masalah polusi debu hitam yang telah mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat.
Artikel Terkait
Tim SAR Kerahkan Drone Thermal Cari Remaja 14 Tahun yang Hilang di Hutan Mamuju
Arsenal Tersungkur di Kandang Sendiri, Bournemouth Menang 2-1
Ayah di Cianjur Ditahan Diduga Cabuli Anak Kandung Usia 10 Tahun
Presiden Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI di Munas ke-16