Tak hanya Marfuah, warga lain bernama Cahya juga membenarkan dampak buruk debu hitam ini. Menurut Cahya, hampir semua rumah di sekitarnya mengalami masalah serupa dengan lantai dan kaki penghuni yang menghitam akibat terpapar debu.
Yang menjadi keluhan utama warga adalah belum adanya komunikasi atau penjelasan dari perusahaan terkait mengenai sumber dan penanganan polusi debu hitam ini. Warga merasa pihak perusahaan belum mengambil tanggung jawab atas dampak yang dialami masyarakat.
Baik Marfuah maupun Cahya bersama warga Kaliabang lainnya berharap adanya tindakan cepat dari pihak berwenang dan perusahaan untuk menyelesaikan masalah polusi debu hitam yang telah mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat.
Artikel Terkait
8 Januari: Napak Tilas dari Diponegoro hingga Elvis Presley
Senjata Canggih Venezuela Hanya Pajangan, Kekuatan Sejati Ada di Profesionalisme
Australia Desak Warganya Tinggalkan Iran, Situasi Keamanan Dinilai Semakin Rawan
Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Akhirnya Dibongkar Malam Ini