Usai SEA Games, skuad Garuda Pertiwi dibubarkan sementara. Mereka baru akan berkumpul lagi pertengahan Januari 2026, mempersiapkan FIFA Women’s Matchday di bulan Februari. Tahun depan juga dijadwalkan beberapa event internasional, salah satunya AFF Women’s Cup yang rencananya digelar di Malaysia Juli mendatang. Indonesia akan datang dengan status juara bertahan.
Nah, di sinilah Zahra punya motivasi ekstra. Di AFF 2024 lalu, ia harus menelan pil pahit. Cedera engkel memaksanya dicoret dari skuad tepat sebelum turnamen dimulai. Ia hanya bisa menyaksikan dari jauh saat timnya menciptakan sejarah dengan mengangkat trofi pertama.
Pengalaman pahit itu membuatnya tak ingin menyia-nyiakan kesempatan di AFF 2026. Ia yakin peluang Indonesia untuk juara masih terbuka lebar, dan dirinya bertekad untuk turut andil.
“Oh, tentu juara satu lagi tentu jelas dan aku bisa main, karena kali terakhir aku nggak bisa main karena mengalami cedera jelang event. Kayaknya sehari sebelum tim resmi mengirim nama pemain, jadi semoga tahun ini aku bisa membantu tim,” ujarnya tentang target di AFF Women’s Cup.
“Jelas (ingin persembahkan trofi untuk Indonesia), aku belum pernah merasakan itu soalnya, jadi ya semoga bisa,” tandas Zahra penuh harap.
Artikel Terkait
Tarif Kereta Jepang Naik, Liburan ke Negeri Sakura Bakal Lebih Mahal
KPK Dalami Aliran Rp600 Juta ke Anggota DPRD Bekasi
Menko Airlangga Anggap Ancaman Tarif Trump ke Iran Tak Ganggu Perekonomian Indonesia
Cuaca Ekstrem Lumpuhkan Kapal Cepat ke Kepulauan Seribu