Di tengah hiruk-pikuk Jakarta, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto tampak tenang. Ia memastikan Indonesia tidak merasa khawatir dengan ancaman tarif tambahan dari Amerika Serikat. "Tidak ada," ujarnya dengan singkat, saat ditemui di Menara Kadin, Selasa lalu.
Menurut Airlangga, kebijakan AS itu dinilai tak akan berdampak signifikan. Alasan utamanya sederhana: nilai perdagangan kita dengan Iran memang tidak besar. "Kita transaksinya tidak besar," jelasnya, menegaskan bahwa eksposur Indonesia terhadap situasi ini sangat terbatas.
Ancaman tarif itu sendiri datang langsung dari Presiden AS, Donald Trump. Melalui unggahan di Truth Social, platform media sosial miliknya, Trump bersikap keras. Ia menyatakan akan mengenakan tarif 25% bagi negara mana pun yang masih berbisnis dengan Iran. "Keputusan ini final," tulisnya.
Artikel Terkait
Tarif Kereta Jepang Naik, Liburan ke Negeri Sakura Bakal Lebih Mahal
KPK Dalami Aliran Rp600 Juta ke Anggota DPRD Bekasi
Cuaca Ekstrem Lumpuhkan Kapal Cepat ke Kepulauan Seribu
Target Meleset, Airbus Hanya Kirim 793 Pesawat Sepanjang 2025